K-Pop Dance, Unjuk Prestasi Tak Hanya di Bidang Akademik

Peserta K-Pop Competition 2 unjuk ketrampilan di hadapan penonton dan juri.

iniSURABAYA Area drop-off lobby Yello Hotel Jemursari Surabaya, Minggu (28/10/2018) sangat riuh. Ratusan anak muda dengan beragam atribut masing-masing antri giliran tampil di panggung utama.

Setiap tim yang dapat giliran pentas selalu dapat aplaus dari penonton yang duduk rapi di kursi di ruang terbuka tersebut. Dukungan yang diberikan penonton ini membuat peserta ‘K-Pop Competition 2’ makin semangat dan atraktif melakukan gerakan-gerakan yang sudah mereka latih selama beberapa hari belakangan.

Bacaan Lainnya

‘K-Pop Competition 2’ ini digelar menyusul sukses kegiatan serupa pada akhir Juli 2018. Sebanyak 250 orang peserta yang terbagi menjadi 20 tim Dance Cover, dan 15 orang peserta katagori Sing Cover.

“Melalui kegiatan ini kami ingin tunjukkan prestasi bisa diperoleh tak hanya dari bidang akademik,” kata Arini Pramesty SD dari tim A+ Blue.

Murid kelas 3 SMA Negeri 1 Kedamean Gresik ini menambahkan, aktivitas yang dia lakukan bersama teman-temannya yang punya kesukaan sama pada Korean Pop (K-Pop) ini juga memberi kesempatan untuk belajar tentang kebersamaan.

“Sebab, gerakan yang kami lakukan lewat dance ini kalau nggak kompak tentu terlihat kacau dan tidak menarik jadinya,” imbuh Egah Cahyasari, anggota tim A+ Blue yang masih duduk di bangku kelas 3 SMA Jatiagung, Sidoarjo.

Empat anggota tim A+ Blue ini memang beragam latar belakang pendidikan. Selain Arini dan Egah yang masih murid SMA, dua lainnya, yaitu Elza Mareta dan Gigil Noffendy sudah mahasiswa.

“Kami ketemunya lewat Facebook. Kami rutin bertemu berdasar kesepakatan bersama. Tak harus Sabtu-Minggu. Bisa saja ketemu dan latihan bersama di luar Sabtu-Minggu,” tegas Gigil.

Personel Andromeda juga mengaku bahwa kebersamaan mereka diawali dari ‘pertemuan’ di jejaring media sosial Facebook. “Setelah menjajaki karakter masing-masing, akhirnya sepakat membentuk grup ini,” celetuk Yenny, pentolan Andromeda.

Yenny yang Sarjana Akuntansi Universitas Surabaya ini tak menepis bahwa anggota Andromeda juga tergabung di grup K-Pop lainnya. “Tetapi dari awal kami sudah sepakat bahwa kami bisa membagi waktu, dan tetap bisa aktif di kegiatan masing-masing,” katanya.

Komunikasi menjadi kunci utama kebersamaan Andromeda. “Soal latihan pun diputuskan dari kesepakatan bersama dengan mempertimbangkan rumah kami yang saling berjauhan,” tutur Rara Dinanti R, anggota Andromeda yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP Negeri 37 Surabaya. dit

Peserta K-Pop Competition 2 unjuk ketrampilan di hadapan penonton dan juri.

Pos terkait