Pelukis Indonesia Ekspresikan Empati dan Simpati di Pasar Seni Lukis Indonesia, Ikutan Donasi Yuk

M Anis, Ketua Sanggar Merah Putih (pakai baju dan topi putih) sedang memeriksa persiapan Pasar Seni Lukis Indonesia.

iniSURABAYA – Peserta Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) 2018 sepakat menyumbangkan karya mereka untuk korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Karya lukis yang akan dijual dan hasilnya untuk donasi tersebut dipajang secara khusus di tengah area PSLI di Jx International tempat penyelenggaraan PSLI 2018.

Setiap pelukis mengirimkan satu karya, dan bila lukisan itu laku maka sebesar 50 persen dananya akan disumbangkan pada korban musibah di Sulteng. “Nominalnya mungkin tidak terlalu besar. Tetapi, wujud kepedulian para seniman ini tentu patut diapresiasi,” tegas M Anis, pelaksana PSLI yang sudah berlangsung 11 kalinya ini.

Bacaan Lainnya

Ditekankan Anis, karya yang disumbangkan pelukis ini memang tak hanya satu karya. “Setiap pelukis punya tempat masing-masing satu karya, jika lukisannya ini laku maka tempatnya yang sudah kosong itu akan diisi lukisan lain yang hasilnya juga untuk disumbangkan,” paparnya.

Lukisan untuk korban bencana Sulteng ini sengaja diberi tempat khusus agar pengunjung mudah memilih karya yang diminati dan turut memberikan donasinya melalui karya para seniman Tanah Air tersebut. “Ini bentuk empati dan simpati kita semua,” kata Anis yang juga Ketua Sanggar Merah Putih.

PSLI 2018 akan diresmikan oleh  Soekarwo, Gubernur Jawa Timur pada Jumat (12/10/2018). Pembukaan pameran lukisan yang diikuti 140 pelukis dari seluruh Indonesia itu bersamaan dengan hari jadi ke 73 Provinsi Jawa Timur yang jatuh pada tanggal 12 Oktober.

Hampir setiap hari ada kegiatan menarik yang disiapkan oleh pihak penyelenggara. “Setiap hari ada live musik di panggung utama mulai pukul 19.00,” ungkap Anis.

Khusus pada tanggal 20 Oktober 2018 digelar pentas musik yang disajikan oleh Komunitas Pecinta Lagu-Lagu Ebiet G Ade. Juga ada melukis on the spot yang rencananya diadakan di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak pada Selasa (16/10/2018). dit

Pos terkait