Antisipasi Lonjakan Pemesanan Tiket Angkutan Lebaran, PT KAI Tingkatkan Kapasitas Server

foto: ist

iniSURABAYA – Tiket kereta api (KA) untuk angkutan Lebaran tahun ini sudah bisa dipesan mulai Senin (25/2/2019) pukul 00.00 WIB. Pemesanan tiket tersebut bisa dilakukan di semua channel penjualan tiket PT KAI.

Calon penumpang bisa melakukan reservasi atau pemesanan tempat duduk di loket stasiun, vending machine, minimarket, Contact Center 121 atau secara online melalui website dan aplikasi smartphone.

Bacaan Lainnya

Pemesanan tiket melalui internet cukup dengan membuka situs resmi KAI dengan alamat kai.id untuk waktu keberangkatan H-90 hari hingga 3 jam sebelum keberangkatan kereta.

Calon penumpang tinggal memilih stasiun keberangkatan, stasiun tujuan, tanggal keberangkatan dan jumlah penumpang yang akan menggunakan layanan kereta.

Pembayaran dapat dilakukan melalui ATM sejumlah bank yang terdaftar atau melalui minimarket yaitu Alfa Express, Alfamart, Alfamidi, Indomaret, dan Lawson.

Pemesanan tiket melalui aplikasi resmi KAI yaitu KAI Access ataupun aplikasi pihak ketiga memiliki prosedur yang tak jauh berbeda dengan melalui internet.

Perlu diperhatikan, saat proses pemesanan, penulisan nama dan nomor identitas harus sesuai yang tertera pada bukti identitas yang dimiliki, baik KTP, SIM, Passport atau identitas lainnya.

Setelah pembayaran dilakukan, calon penumpang akan menerima bukti transaksi berupa struk, email notifikasi, sms notifikasi atau bentuk lainnya. Bukti tersebut berisi kode booking, data diri dan data perjalanan penumpang untuk ditukarkan menjadi tiket.

Guna mengantisipasi lonjakan pemesanan tiket mudik Lebaran 2019 melalui internet, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah kapasitas bandwidth server aplikasi KAI Access untuk mengantisipsi lonjakan pemesanan.

“Untuk mengantisipasi kemungkinan server down, kami besarkan sistem bandwidth dua kali lipat jadi 400 Megabytes. Mudah-mudahan tidak ada gangguan. Kemampuan server kita tingkatkan juga,” tegas Edi Sukmoro, Direktur Utama PT KAI, Minggu (24/2/2019).

Edi mengaku, penambahan kapasitas bandwidth ini dilakukan karena berkaca pada musim mudik Lebaran tahun lalu. Pada saat itu server sempat down lantaran banyaknya calon penumpang yang mengakses KAI Access secara bersamaan.

“Yang paling kami antisipasi saat rush hour mereka itu beli tiket lewat online. Pernah diakses jutaaan malah collapse, makanya kami besarin bandwidthnya,” ungkapnya.

Selama angkutan Lebaran 2019, PT KAI akan mengoperasikan 356 kereta api reguler. Selain itu, nantinya juga ada 50 KA tambahan yang disiapkan. Jumlah tersebut naik tiga persen daripada tahun lalu, yakni sebanyak 393 KA. Untuk setiap harinya, KAI hanya menjual tiket untuk musim lebaran sebanyak 247.010. wid

Pos terkait