
P4MU menggelar kompetisi futsal dalam rangkaian peringatan hari jadinya yang ke-109.

P4MU menggelar kompetisi futsal dalam rangkaian peringatan hari jadinya yang ke-109.
iniSURABAYA.com – Di tengah perubahan yang terus terjadi, termasuk di dunia medis, maka tak ada pilihan bagi Rumah Sakit Mata Undaan ikut melakukan perubahan.
Selain melengkapi dan menghadirkan peralatan medis terbaru, perubahan juga terjadi pada peningkatan kualifikasi para tenaga medisnya.
“Ekosistem industri rumah sakit sudah berubah. Maka bila kita ingin tetap bertahan dalam melayani masyarakat, tentu harus ikut mengantisipasi segala perubahan tersebut,” tegas Arif Afandi, Ketua Perhimpunan Perawatan Penderita Penyakit Mata Undaan (P4MU) kepada iniSurabaya.com, Minggu (13/10/2024).
Ditemui di tengah acara ‘P4MU Futsal Tournament & Undaan Healthcare Partnership Award’ di Baskhara Futsal Arena, Arif Afandi menekankan, tranformasi di lembaga yang menaungi Rumah Sakit Mata Undaan tersebut sudah dilakukan sejak empat tahun silam.
“Kami bertransformasi dari sekadar perhimpunan sosial menjadi lembaga yang mengembangkan unit usaha untuk memberikan layanan khususnya kesehatan mata,” tandasnya.
Yang dilakukan, lanjut Arif Afandi, di antaranya adalah membuka klinik di sejumlah daerah, seperti di Sidoarjo, Babat (Lamongan), dan Pare (Kediri). “Digitalisasi layanan medis juga sudah kami lakukan dengan menghadirkan aplikasi ‘Bersamamu’,” imbuhnya.
















