Ingin Donor Tetapi Tak Ada Kendaraan? Gampang, PMI Kota Surabaya Siap Jemput

681 views
PMI Kota Surabaya berharap masyarakat tetap melakukan donor, sebab stok darah mengalami penurunan hingga 60 persen sejak merebaknya virus corona.

iniSURABAYA.com – Berbagai upaya dilakukan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Surabaya untuk menggenjot stok darah yang mengalami penurunan menyusul merebaknya virus corona.

Salah satu diantaranya adalah dengan memberlakukan waktu layanan donor darah selama 24 jam. Dari yang dulunya hanya dua shift menjadi tiga shift, yaitu pukul 07.00-14.00, 14.00-21.00, dan 21.00-07.00. 

Masyarakat juga bisa mengontak PMI Kota Surabaya sebelumnya jika ingin datang mendonorkan darah. Untuk menanyakan apakah UTD sedang antre panjang atau tidak. 

Strategi lain adalah jemput bola. Artinya PMI Surabaya mempersilahkan masyarakat setingkat RT atau kelurahan untuk mengontak PMI jika ingin mendonorkan darah namun tidak memiliki kendaraan.

Tim PMI Kota Surabaya akan melakukan penjemputan ke UTD untuk donor darah, maupun melaksanakan donor darah di RT setempat dengan mobil donor darah.

“Kami jamin keselamatan pendonor juga diperhatikan dari segi fisik dan pelayanan. Diantaranya dengan penyemprotan desinfektan di setiap sudut ruangan setiap hari,” ujar dr Budi Arifah, Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Surabaya. 

Budi Arifah menambahkan, di pintu masuk UTD juga disediakan body thermal scanner. Pendonor dengan suhu badan tinggi dipersilahkan menunda donor darah. Sebelum masuk, pengunjung diwajibkan pula untuk membersihkan tangan dengan cairan antiseptik.

Pihak PMI Kota Surabaya juga memberlakukan pembatasan ruangan. Jika dulu, satu ruangan transfusi darah bisa diisi oleh dua belas orang, kali ini hanya dibatasi sampai enam orang.

Hal yang sama dilakukan pada mobil transfusi darah. Yang dulu bisa diisi empat pendonor, saat ini hanya dibatasi dua orang. Sehingga ada jarak antara satu pendonor dengan yang lain. 

“Segala upaya ini kami lakukan agar stok darah di PMI Kota Surabaya tetap stabil. Karena saat ini kami sangat kekurangan.  Bahkan, 40 perusahaan yang sebelumnya bekerja sama untuk menyelenggarakan donor darah, semuanya membatalkan agenda karena antisipasi penularan covid 19 ini,” ungkapnya.

Budi berharap kerelaan masyarakat untuk mendonorkan darah. Meski saat ini sedang terjadi wabah Covid-19 yang menyebabkan penurunan aktivitas di segala bidang.

Dia berharap semangat masyarakat untuk berdonor tidak redam. Apalagi, PMI telah mengupayakan segala macam pencegahan penularan.

“Karena PMI adalah borderless untuk kepentingan sosial. Jadi ayo kita bantu saudara kita yang membutuhkan darah,” begitu pintanya. dit

#corona #covid19 #donordarah #PMISurabaya #viruscorona

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)