Luncurkan Dapur Virtual, CEO Baba Rafi: Ini New Normal ala Kami

612 views
Para pengemudi ojek daring setiap saat harus antre untuk mendapatkan menu pesanan konsumen.

iniSURABAYA.com – Istilah new normal mendadak sering terdengar akhir-akhir ini, baik secara daring maupun laring. Segala aspek mulai bersiap dengan kebiasaan-kebiasaan baru yang akan kita hadapi pasca pandemi, tak terkecuali Kebab Turki Baba Rafi.

Dilansir dari halaman akun Instagram resminya @babarafiofficial, waralaba kebab asal Indonesia ini baru saja meluncurkan Dapur Virtual Kebab Turki Baba Rafi sebagai salah satu inovasi selama masa pandemi.

“Selama masa pandemi, 90 persen dari seluruh penjualan produk kami terjadi secara daring melalui aplikasi-aplikasi ojek daring, kata Hendy Setiono, CEO Baba Rafi Enterprise mengenai latar belakang munculnya ide dapur virtual ini.

Artinya, lanjut Hendy, fenomena tersebut justru memberikan peluang bagus bagi para pemilik usaha rumahan yang belum memiliki outlet secara fisik, karena mereka justru lebih mudah dijangkau pelanggan.

Hendy menilai, dapur virtual akan menjadi kesempatan baik untuk berinvestasi di masa-masa seperti ini. Karena industri kuliner tidak sepenuhnya mati akibat pandemi jika kita dapat beradaptasi dan mau berinovasi.

Dapur virtual yang ia gagas ini dinilai lebih mudah dan terjangkau karena tidak memerlukan biaya investasi tinggi dan dapat dioperasikan dari rumah saja, sehingga menghemat biaya operasional seperti biaya sewa tempat.

“Yang tadinya perlu ratusan juta untuk memulai usaha kuliner, kini kami dapat menghadirkan pilihan yang jauh lebih terjangkau, karena dapur virtual dapat memangkas banyak biaya yang biasanya diperlukan untuk membuka outlet fisik,” tuturnya.

Selain itu, bagi pemilik restoran yang usahanya lesu selama masa pandemi juga dapat bergabung menjadi mitra dapur virtual Baba Rafi dengan memanfaatkan fasilitas dapur yang sudah ada.

“Para pengusaha restoran dapat bergabung menjadi mitra dapur virtual kami. Restoran yang selama pandemi dapurnya cukup sepi aktivitas dapat kembali normal dengan tergabung menjadi mitra dapur virtual,” tegasnya.

Hendy Setiono menyatakan, inilah the new normal ala Baba Rafi. Setelah belasan tahun beroperasi dan mengandalkan outlet-outlet secara laring, Baba Rafi mulai fokus mengembangkan dapur virtual atau dapur-dapur daring sehingga mudah dijangkau pelanggan.

“Dapur virtual ini juga memberikan kesempatan investasi bagus bagi para mitra kami,” pungkasnya.

Sejak didirikan tahun 2003, Kebab Turki Baba Rafi telah memiliki kurang lebih 1.300 outlet yang tersebar di 10 negara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, Cina, dan masih banyak lainnya.

Beragam penghargaan baik nasional maupun internasional juga telah diraih waralaba satu ini. dit

#babarafi #dapurvirtual #hendysetiono #kebabturki

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)