Hadirkan 3 Karya Lukis di Pameran ‘MIR4CULOUS TRUST’, Ini Makna Goresan Heti Palestina Yunani

411 views
Tiga karya lukis Heti Palestina Yunani turut mewarnai pameran ‘MIR4CULOUS TRUST’ di Surabaya Suites Hotel. Goresan jurnalis senior Surabaya ini jadi salah satu daya tarik tersendiri di antara puluhan karya lukis seniman lainnya.

iniSURABAYA.com – Pameran lukisan ‘MIR4CULOUS TRUST’ yang digelar di area lobi Surabaya Suites Hotel diperpanjang hingga Selasa (6/4/2021). Heti Palestina Yunani, jurnalis senior Surabaya yang juga unjuk karya di pameran ini punya catatan khusus mengenai kegiatan yang diikuti 15 pelukis dan jurnalis tersebut.

“Sebenarnya tak hendak selalu menghubungkannya dengan pandemi. tetapi miraculous banyak terjadi selama pandemi,” ujarnya mengenai kata ‘miraculous’ yang diangkat sebagai tema pameran.

Wanita asal Lumajang ini menegaskan,”Kalau melihat artinya, mungkin tak sampai ada keajaiban, tapi ada yang menakjubkan.”

Ketakjuban itu cocok sekali jadi judul pameran kali ini. Tak perlu tentang hal besar. “Takjub ketika di tengah keterbatasan berkumpul, masih ada kesempatan membuat sebuah even,” imbuhnya.

Takjub ada pertemuan yang harmonis antara jurnalis dan seniman. “Buat saya yang bukan pelukis, di antara pelukis sungguhan ini kehormatan. Merekalah yang menyangga kelemahan-kelemahan saya sebagai jurnalis yang mencoba menjadi tukang gambar,” tuturnya.

“Untuk kepentingan sederhana, silaturahim. Mir4culous banyak memberikan ketakjuban,” tandas ibu dua anak ini.

Hope, Pray, Love, tiga karya lukis Heti Palestina Yunani.

Khusus di pameran yang digelar dalam rangkaian ulang tahun ke-4 iniSurabaya.com ini, Heti menghadirkan tiga buah karyanya yang dia beri judul ‘Hope’, ‘Pray’, dan ‘Love’. “Di saat kondisi alam dan manusia ‘terluka’ dalam banyak hal, harapan (hope) timbul dalam diri manusia,” urai Heti mengenai karya lukisnya.

Dahulu manusia amat percaya bahwa alam akan selalu bersikap baik tanpa diharap.

Tetapi ketika tak selalu begitu, harapan bagai kesadaran baru yang membangunkan manusia akan kondisi bumi yang kian kritis.

“Mereka berharap-harap atau membutuhkan jalan hidup yang berbeda dari yang dialami sekarang,” ucapnya.

Jika harapan ada, maka manusia mulai mengakui kekuatan yang lebih dahsyat dari mereka yaitu Tuhan. “Untuk sampai pada-Nya, manusia umumnya menggunakan cara lewat berdoa (pray),” paparnya mengenai goresan kedua yang dipajang di salah satu sudut hotel bintang 4 tersebut.

Seringkali doa-doa ini menjadi sandaran terakhir manusia. Ia merasa tak ada cara lain menjolok karunia Tuhan selain dengan doa. Terkabul atau tidak, manusia yang masih percaya pada doa tak lagi memedulikannya.

Cukuplah doa itu membuat ketakutan-ketakutan hilang. Masalah memang belum tentu habis, tetapi tanpa rasa takut manusia tak akan patah semangat untuk melakukan sesuatu.

Dan cinta (love) menjadi alasan terbesar manusia untuk bertahan di bumi yang kian menua ini. “Meskipun ketakutan saya besar pada kerusakan bumi oleh manusia, tapi saya lebih takut jika manusia di bumi yang rusak ini tak lagi punya hope, pray and love. Lalu butuh ketakutan seseram apalagi jika ketiga hal itu manusia tak lagi punya?” pungkasnya. dit

#inisurabaya #mir4culoustrust #pameranlukisan #surabayasuiteshotel #ulangtahunke-4

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)