
iniSURABAYA.com | JAYAPURA – Menekan angka penyakit tuberkulosis (TBC) bukan hanya tugas tenaga kesehatan. Tetapi butuh keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dengan deteksi dini, pengobatan tepat, serta dukungan sosial bagi pasien.
Bertolak dari pemahaman tersebut, manajemen Mercure Jayapura menggelar acara bertema Gerak Bersama, Sehat Bersama. Tim hotel bintang 4 tersebut mengajak masyarakat melakukan jalan pagi bersama.
“Kegiatan ini sebagai upaya membantu mencegah TBC dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu mengatur jam sirkadian (siklus biologis) tubuh,” ungkap Andreas Riyadi, General Manager Mercure Jayapura.
Andreas menegaskan, jalan pagi sebagai upaya lainya mencegah TBC bukan hanya di tanggal 24 Maret (Hari TBC Sedunia). “Tetapi, bisa kapan saja dan harus konsisten demi kesehatan kita sendiri,” tandasnya.
Dia menambahkan, dengan semangat GIATKAN (Gerakan Indonesia Akhiri Tuberkulosis dengan Komitmen dan Aksi Nyata) –yang jadi tema nasional peringatan HTBS tahun 2025—Mercure Jayapura mengajak masyarakat, khususnya para Heartist (pelanggan hotel yang bernaung di bawah Accor Group) untuk berpartisipasi aktif dalam program penanggulangan TBC demi mencapai target eliminasi TBC pada tahun 2030.
Sebagaimana diketahui, pada tanggal 24 Maret 1882, Dr Robert Koch, seorang dokter dan ilmuwan Jerman, mengumumkan penemuan bakteri penyebab tuberkulosis (TBC).
Sejak saat itu, tanggal 24 Maret diperingati sebagai Hari TBC Sedunia (HTBS) yang menjadi simbol komitmen global untuk mengatasi penyakit yang masih menjadi momok mematikan ini. wid
















