Gelar Open House Virtual, Eri Cahyadi: Semoga yang Jodohnya Masih Jauh Didekatkan, yang Sudah Dekat Disegerakan

253 views
Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya dan keluarga

iniSURABAYA.com – Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya menggelar open house virtual untuk mempererat silaturahmi dengan warga Kota Pahlawan tersebut di momen IdulFitri 1 Syawal 1442 Hijriah, Kamis (13/5/2021).

Silaturahmi melalui aplikasi Zoom Meeting, maupun akun media sosial YouTube, dan Instagram tersebut merupakan yang pertama kali diadakan Eri Cahyadi sebagai orang nomor satu di Kota Surabaya.  

Pertemuan daring dari rumah dinas Wali Kota Surabaya di Jl Sedap Malam dalam rangka merayakan Lebaran itu dimulai dengan memperkenalkan satu per satu anggota keluarganya.

Mulai dari sang istri, Rini Indriyani, putri pertama Alfanana Puteri, dan putra keduanya bernama Rahmat Haidar Pasha. Suasana mulai terasa hangat dan akrab setelah perkenalan, dilanjut pertanyaan-pertanyaan sederhana yang mulai muncul dari kolom komentar.  

Suasana semakin akrab dan penuh canda tawa ketika pria yang akrab disapa Cak Eri ini mengajak warga untuk bermain kuis. Menariknya sang istri ternyata telah menyiapkan hadiah bagi para pemenang.

Eri Cahyadi dan istri

Hadiah yang diberikan yakni sepaket hampers beirisi aneka ragam produk milik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). “Hadiahnya kami kirim hampers produk UMKM. Ayo jawab, pertanyaannya ini tidak sukar,” ungkapnya sembari tertawa.

Tidak cukup sampai di situ, beberapa warga yang bergabung itu tak sedikit yang mulai mencurahkan isi hatinya, dengan mengaku masih single alias belum menikah sambil tertawa bahagia. Cak Eri pun mendoakan kepada seluruh warganya yang belum berpasangan segera dipertemukan dengan jodohnya dan dilancarkan rejekinya.

“Semoga yang jodohnya masih jauh didekatkan, yang sudah dekat disegerakan. Terus berdoa jangan putus asa, pasti ketemu tiba saatnya,” begitu ujarnya memberi semangat.

Tak hanya menyapa beberapa warganya yang gabung dalam silaturahmi virtual tersebut, Cak Eri juga menanyakan kabar warganya yang tengah merantau dan tidak pulang ke Surabaya.

Cak Eri pun memberi semangat kepada warga yang tempat perantauannya di Surabaya dan tidak pulang ke kampung halaman.

“Saya ucapkan terima kasih, karena panjenengan (anda) sudah berkenan tidak pulang kampung. Insyaallah kami warga Surabaya akan selalu menjadi keluarga bagi panjenengan sedoyo,” katanya.

Cak Eri mengungkapkan rasa bahagia dan bersyukurnya sebab masih bisa bercanda tawa dengan masyarakat. Dia mengaku pertemuan virtualnya itu, cukup menghibur dan mengobati rasa rindu bertemu dengan ratusan warga.

Cak Eri mengaku, IdulFitri di tengah pandemi membuat kita belajar kesabaran, ketekunan, kepedulian, dan ketangguhan. “Yang sebelumnya, di IdulFitri tanpa pandemic, kita cenderung meremehkan,” ujarnya di akun Instagram @ericahyadi_.

Dia meyakini pandemi Covid-19 segera berlalu. “Tak ada badai yang abadi. Di hari fitri, harapan untuk pandemi usai, akan tumbuh lebih kuat lagi,” tegasnya.

Cak Eri berharap ini merupakan tahun terakhir warga merayakan Idul Fitri dalam keadaan pandemi Covid-19. Karena itu, ia mengajak warga untuk sama-sama memanjatkan doa supaya Surabaya segera terbebas dari wabah dunia. “Kalau masyarakat, umara (pemerintah) dan ulama doanya sama maka, Insyaallah pandemi segera berlalu. Mari kita terus berdoa dan tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) ketat,” pintanya. ana

#ericahyadi #openhouse #pemkotsurabaya #virtual #walikotasurabaya

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)