Sadar Tak Punya Sensasi dan Goyangan Khas, Jenita Janet Nekad Bikin Sensasi Sendiri, Ini yang Dilakukan

192 views
Jenita Janet

iniSURABAYA.com – Aksi pedangdut Jenita Janet yang tampil full color dari ujung rambut sampai sepatu sempat menimbulkan kontroversi. Artis kelahiran Bandung ini bahkan mengaku sempat dikucilkan gara-gara pilihan dalam penampilannya itu.

Namun, penyanyi yang melejit lewat tembang hits ‘Di-reject’ ini tetap kukuh pada pilihannya. Sebab, menurut Janet, di dunia musik dangdut seorang artis bisa eksis karena memiliki sensasi dan goyangan yang jadi ciri khas.

“Sedang saya tidak punya dua-duanya. Maka saya bikin konsep, sensasi yang saya buat sendiri yaitu lebih ke penampilan berbeda dari ujung rambut sampai kaki semuanya punya konsep,” tegasnya saat tampil di acara ‘Semangat Senin Indosiar Bersama Janita Janet’ yang tampil di platform Vidio, Senin  (7/6/2021).

Janet meyakini seorang artis harus punya sesuatu yang unik dan berbeda agar bisa dilirik masyarakat. Untuk pilihan rambut warna-warni Janet punya banyak koleksi wig yang dipakai bergantian setiap pentas.

Baju pun dia pakai yang penuh warna. “Inilah perlunya kreativitas. Sebuah konsep yang tidak dipikirkan orang lain,” urainya.

Janet menyatakan, memang dianggap aneh di awal. Bahkan sempat pula dianggap ‘boneka chucky’. “Karena waktu itu kan di Indonesia masih tabu ya pakai rambut merah ijo gitu,” imbuhnya.

Tetapi Janet terus berusaha ‘kawinkan’ konsep itu dengan passion dirinya. “Sehingga aku juga enjoy. Tidak memaksakan diri. Saya harus berani sekalian,” bebernya.

Punya konsep, pesan itu pula yang disodorkan Janet pada kontestan Bintang Pantura 6 yang nantinya berlaga di layar Indosiar. Seorang artis harus bisa mencari market sendiri.

“Kalau aku nyanyi nanti yang suka aku siapa? Punya konsep itu penting agar kita punya ciri khas di tengah persaingan!” tandasnya.

Janet menekankan, seorang penyanyi tak hanya dituntut punya suara bagus. “Konsep yang matang merupakan hal yang harus ditunjukan peserta dalam berkompetisi di Bintang Pantura 6 sesuai karakter nya masing-masing,” ungkap Janet ketika ditanyakan cara menguasai panggung di ajang Bintang Pantura 6.

Penyanyi kelahiran 1 Juli 1987 ini mengakui bahwa Bintang Pantura 6 dapat menjadikan musisi Pantura yang selama ini merasa pesimis terhadap jenjang kariernya menjadi lebih semangat untuk terus berkreasi.

“Dan Indosiar berhasil menjadi jembatan bagi musisi Pantura yang tidak memiliki wadah tersebut,” cetus Janet ketika ditanya mengenai perkembangan musik dangdut hingga Pantura di Indonesia sekarang ini. wid

#bintangpantura #indosiar #jenitajanet #vidio

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)