Digandeng TigerGraph sebagai Mitra Distribusi Pertama di Indonesia, SMI Optimistis Kerjasama Ini Beri Manfaat Bagi 180 kampus di Indonesia


iniSURABAYA.com – TigerGraph resmi menggandeng PT Synnex Metrodata Indonesia (SMI) sebagai mitra distributor di Indonesia yang merupakan kelanjutan dari ekspansi di Asia Pasifik.
Penunjukan kemitraan ini merupakan yang pertama bagi TigerGraph di Asia Pasifik dan Jepang (APJ). SMI –salah satu anak perusahaan PT Metrodata Electronics Tbk (IDX: MTDL) ini dikenal fokus di bidang Distribusi Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK).
SMI adalah distributor teknologi informasi dan komunikasi terbesar di Indonesia, dengan 20 lokasi yang mencakup lebih dari 150 kota dan 5.200 mitra.
“Kami sudah melihat peningkatan permintaan untuk graph database and analytics dari pelanggan kami di Indonesia. Kami merasa senang menjadi distributor Indonesia pertama untuk TigerGraph, penyedia database Native Parallel Graph (NPG) pertama di dunia,” ungkap Lie Heng, Direktur PT Synnex Metrodata Indonesia (SMI).
Dia menambahkan,”Dengan jaringan global mitra saluran kami, juga keahlian teknis dan pengalaman kelas dunia, SMI adalah mitra sempurna untuk mendukung ekspansi pasar TigerGraph untuk menjangkau pelanggan di berbagai lini bisnis seperti BSFI (perbankan, jasa keuangan dan asuransi), perawatan kesehatan dan juga manufaktur.”
Dalam kolaborasi bersama MII —khususnya Metrodata Academy, TigerGraph akan menyediakan kurikulum graph analytics dan program-program pelatihan, termasuk platform analitik grafik secara gratis, serta program magang dengan mitra TigerGraph dan para pelanggan, yang ditujukan bagi profesional dalam industri dan para mahasiswa.
Lie Heng berharap kemitraan tersebut dapat memberi manfaat bagi 16 vendor dan 180 kampus di Indonesia.
“Menurut Gartner, 80 persen dari inovasi analitik di dunia akan menggunakan graph technology ini. Melalui penandatanganan MOU ini, MII sangat bangga dapat membantu membangun fondasi pemahaman terhadap teknologi ini bagi mahasiswa dan profesional industri sehingga mereka dapat memiliki akses terhadap transformasi teknologi yang revolusioner dan teknologi bisnis yang sangat penting dalam beberapa tahun kedepan,” kata Herryanti Herman, Direktur PT Mitra Integrasi Informatika.
Herryanti Herman menyatakan, pihaknya akan bekerja dengan erat bersama pemimpin industri TigerGraph dalam menyiapkan pelatihan dan menjembatani peserta ke dalam komunitas grafik.
“Kami akan menciptakan lapangan pekerjaan dan mengembangkan karier dari peserta yang mengikuti program dalam jangka panjang, dan bersama-sama bergerak menuju industri TI dan negara maju,” tuturnya.
Selain itu, Reza Pahlevi, Managing Director, TigerGraph Indonesia menegaskan,“TigerGraph berkomitmen untuk berdedikasi kepada pasar tempat kami beroperasi.”
Pengembangan bakat dan pemberdayaan industri adalah inisiatif penting bagi TigerGraph –sebagai penyedia platform graph analytics secara global karena tingkat adopsi teknologi apa pun berjalan secara linier dengan ketersediaan bakat dan kemampuan yang tepat untuk mendukungnya.
“Saya menantikan siswa Metrodata Academy dan profesional industri bergabung dengan kami di Komunitas Pengembang TigerGraph,” pungkasnya. wid
















