SBR011 Bisa Dibeli Mulai Hari Ini Melalui Bibit, William: Alternatif Passive Income yang 100% Dijamin Negara

Dengan naiknya suku bunga The Fed Amerika Serikat dan inflasi yang tinggi, Bank Indonesia sedang bersiap menaikkan suku bunga acuannya. Dapat dikatakan, SBR011 yang memiliki imbal hasil 5,50 persen per-tahun floating with floor merupakan pilihan investasi yang tepat pada momen kenaikan suku bunga nanti.

“SBR011 merupakan pilihan tepat bagi investor yang ingin punya passive income dengan imbal hasil melebihi rata-rata bunga deposito bank BUMN dan imbal hasilnya pun sangat menguntungkan di era kenaikan suku bunga saat ini,” tegasnya.
Selain itu, lanjut William, karena 100 persen dijamin negara, berinvestasi di SBR011 pasti aman, memberikan rasa tenang bagi seluruh investor, dan memberikan kesempatan masyarakat untuk mendukung perekonomian negara secara langsung.
Alasan lain mengapa berinvestasi SBN tergolong cukup menguntungkan adalah karena berbeda dengan imbal hasil deposito yang dikenakan pajak 20 persen.
“Pajak yang dikenakan pada imbal hasil SBN hanyalah 10 persen,” tuturnya.
Karena itu, kata William, masyarakat yang sedang berencana berinvestasi diimbau untuk melirik SBR011. “Selain imbal hasilnya menguntungkan dengan mengikuti kenaikan suku bunga, nantinya investor SBN dengan jumlah investasi minimal Rp 2 juta juga dapat melakukan pencairan lebih awal dari jatuh tempo (early redemption) sebesar 50 persen setelah satu tahun,” urainya.
William menekankan, Bibit adalah aplikasi investasi reksa dana dan SBN untuk pemula yang resmi ditunjuk oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai Mitra Distribusi penjualan SBN, dan siap melayani para investor SBN yang ingin berinvestasi melalui aplikasinya.
“Di Bibit, kami terus berupaya dan berinovasi agar seluruh pengguna kami bisa berinvestasi di instrumen-instrumen investasi yang terdiversifikasi, tak hanya reksa dana, namun SBN juga pastinya,” ujarnya.
















