Cegah Tindak Kekerasan dan Pelecehan Seksual di Transportasi Umum, PT KAI Gelar Kampanye di 14 Stasiun

0
1085

KAI juga mengajak masyarakat untuk menandatangani petisi anti kekerasan dan pelecehan seksual di transportasi publik serta membagikan suvenir kepada penumpang di stasiun dan kereta api.

Selama periode 2021 hingga Juni 2022, KAI telah melakukan empat kali kegiatan sosialisasi anti tindakan kekerasan dan pelecehan seksual di stasiun-stasiun berbagai kota seperti Malang dan Surabaya.

KAI akan terus melakukan sosialisasi lebih lanjut agar semakin banyak masyarakat yang teredukasi terkait menjaga kesopanan di transportasi kereta api. 

Heri Siswanto menekankan, petugas KAI baik di stasiun maupun di atas kereta api terus bersiaga jika terjadi tindak kekerasan dan pelecehan seksual. Meski demikian, KAI meminta pelanggan agar tetap waspada dan melaporkan kepada petugas jika terjadi tindakan kekerasan dan pelecehan seksual. 

“Melalui kampanye serentak Cegah Tindak Kekerasan dan Pelecehan Seksual di Transportasi Publik ini, kami ajak masyarakat untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang menyenangkan saat bepergian jarak pendek ataupun jarak jauh,” tandasnya.

Aksi kampanye tersebut mendapat apresiasi Paulus Anton Yuwono SST, Kepala Seksi Tindak Lanjut, Transisi & Rehabilitasi dari UPT PPA Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jatim. ana

1 2

Comments are closed.