‘Mimpi’ Presiden Joko Widodo Terwujud di Kampus Unesa, Cak Hasan: Persoalan Doping Tak Perlu ke Luar Negeri!

Terinspirasi WADA di Jepang
Cak Hasan bercerita, beberapa waktu lalu dia sempat ‘berguru’ ke World Anti-Doping Agency (WADA) di Jepang. Saat itu, Gedung Lab Doping Unesa ini masih kosong belum ada peralatan sama sekali.
Kemenpora RI menyanggupi untuk segera mengisi gedung ini dengan alat-alat tahun ini (2022). “Pak Menteri (Menpora Zainuddin Amali, red) mengatakan bahwa alat atau perlengkapannya sudah siap didatangkan sehingga secara bertahap bisa digunakan untuk DBON di Unesa,” ujarnya.
Tidak hanya persoalan doping, lab tersebut juga sebagai pusat pembinaan dan penanganan atlet. “Misalnya ada yang cidera, pemulihan dan sebagainya bisa dilakukan di Sport Science and Fitness Center Lab Doping Unesa. Semuanya lengkap,” imbuhnya.
Setelah serah terima, gedung tersebut selanjutnya dilengkapi berbagai fasilitas dan perlengkapan yang dibutuhkan sehingga bisa langsung digunakan secara bertahap untuk pembinaan atlet Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Unesa yang program pembinaan dimulai akhir Juli 2022.
Lab Doping Unesa memiliki banyak manfaat. Di antaranya untuk menyiapkan atlet-atlet Indonesia dalam rangka olimpiade tahun 2032.
















