
Benarkah menaikkan berat badan cuma butuh makan sebanyak-banyaknya tanpa mengecek kandungan zat makanan ataupun olahraga? Coba cek mitos tentang kenaikan berat badan berikut ini!
- Makan apa saja tanpa melihat nutrisinya
Menaikkan berat badan bukan berarti bisa makan apa saja tanpa melihat kandungan nutrisinya. Kamu perlu memilih makanan dengan nutrisi yang tepat agar berat badanmu naik secara sehat dan aman. Mengonsumsi makanan yang tak sehat seperti junk food justru bisa membuat kondisi skinny fat, yaitu saat tubuhmu terlihat kurus namun berperut buncit karena kadar lemak di dalam tubuh sangat tinggi. - Langsung menambah kalori terlalu banyak
Untuk menaikkan berat badan secara aman, penambahan porsi makan dan asupan kalori perlu dilakukan secara bertahap. Jika kamu mudah enek saat makan banyak, coba ubah jadwal makanmu agar lebih sering. Penambahan 300 hingga 500 kalori bisa dialokasikan saat mengkonsumsi camilan di sela-sela waktu makan berat. Perlu diperhatikan bahwa kenaikan berat badan yang wajar yaitu sekitar 0,5-1 kg per minggu atau 1-3 kg per bulan. - Tidak perlu berolahraga
Bermalas-malasan setiap hari mungkin bisa membuat tubuhmu gemuk, tapi bukan dengan cara yang sehat. Justru berolahraga bisa membantu metabolisme tubuh dan membantu mendapatkan bentuk tubuh yang lebih ideal. Pilih olahraga angkat beban yang dapat membentuk massa otot sehingga asupan kalori tambahanmu tidak mengendap menjadi lemak. Sebuah riset di tahun 2016 menunjukkan bahwa latihan beban selama delapan minggu bisa meningkatkan massa otot hingga 1 kg.
















