RS PHC Hadirkan ASHA IVF, dr Amang: Program Bayi Tabung Bukan Alternatif Terakhir

Acara peresmian ASHA IVF RS Pelindo Health Center (PHC) Surabaya, Kamis (1/9/2022).

iniSURABAYA.com – Kehadiran buah hati tentu sangat dinantikan setiap pasangan suami istri. Namun, faktanya tidak semua pasangan suami istri dapat memiliki momongan dengan mudah. 

Menurut data WHO dan beberapa laporan lain terkait infertilitas, di seluruh dunia diperkirakan 8-12 persen pasangan mengalami masalah infertilitas selama masa reproduktif. 

Bacaan Lainnya

Berdasarkan sensus penduduk terdapat sekitar 12 persen atau sekitar tiga juta pasangan infertil tersebar di seluruh Indonesia. Dari fakta tersebut Dr dr Amang Surya Priyanto P SpOG F-MAS, Direktur Utama ASHA IVF Indonesia menegaskan bahwa in vitro fertilization (IVF) bukanlah alternatif terakhir. Namun jadi pilihan atau solusi pada saat menentukan treatment kasus fertilitas. 

“Jadi bukan berarti harus dimulai cara alami dulu, inseminasi lalu berakhir di IVF. Tapi didasarkan atas problem atau masalah fertilitas yang dialami,” tandasnya saat peresmian ASHA IVF RS Pelindo Health Center (PHC) Surabaya, Kamis (1/9/2022).

Menurut dokter Amang, jika problem fertilitas merupakan indikasi perlunya penindakan IVF, maka program bayi tabung adalah pilihan tepat agar pasangan pasien tidak membuang waktu dan biaya. 

Dokter Amang menyatakan, fokus ASHA IVF RS PHC adalah kenyataan yang menyebutkan 12,5 persen penduduk di Jawa Timur merupakan pasangan fertilitas.

Pos terkait