Lolos Masuk Indonesia Pakai Paspor dari Karibia, Nas Daily Malah Sebut Bali ‘The Whitest Island in Asia’, Ternyata Ini Maksudnya

Nas Daily bareng Sandiaga Uno, Menparekraf RI.

iniSURABAYA.com – Setelah sempat ditolak masuk Indonesia dan Malaysia tahun 2018 dengan paspor Israel, Vlogger Nas Daily akhirnya berhasil menembus kedua negara tersebut. Kali ini pemilik nama Nuseir Yassin tersebut mengaku pakai paspor yang didapatnya dari Karibia, Amerika Utara.

Nuseir Yassin mengatakan bahwa dia membeli paspor miliaran rupiah agar dapat menebus mimpinya melihat keindangan Indonesia. Pihak imigrasi Indonesia mengungkapkan bahwa Nas Daily masuk menggunakan paspor negara federasi Saint Kitts dan Nevis.

Bacaan Lainnya

Warga Israel memang diperkenankan memiliki kewarganegaraan ganda dan Nas Daily menggunakannya untuk masuk ke negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan negara asalnya.

Dikutip dari kabarplesir.com (media jejaring iniSurabaya.com), Nuseir Yassin mengaku beragama Islam dan memiliki latar belakang keluarga keturunan muslim asal Palestina. Sebelum memulai petualangannya keliling dunia untuk membuat vlog, Nuseir Yassin bekerja sebagai pengembang perangkat lunak yang terafiliasi dengan Paypal.

Setelah mengumpulkan cukup uang, pria kelahiran Februari 1992 ini dan lulusan Harvard University, Amerika Serikat ini memutuskan berhenti bekerja dan mengejar impiannya keliling dunia.

Hasil dari perjalanan ke berbagai negara membuat Nuseir Yassin alias Nas Daily dikenal dengan ribuan video pendek yang dia unggahnya melalui Facebook dan Instagram. Kini Instagramnya mencapai lebih dari tiga juta orang follower dan membuatnya mantap menekuni profesi sebagai konten kreator.

Nas Daily alias Nuseir Yassin

Kehadiranya di Indonesia tentu menuai kontroversi mengingat pemuda tersebut berasal dari Israel. Nas Daily lewat akun pribadinya mengaku sedang berada di Bali. Dia membuat video singkat yang menyatakan Bali adalah The Whitest Island in Asia atau orang dengan kulit putih terbanyak di Asia.

Alasannya, Nas Daily melihat banyak sekali turis asing berkulit putih berlibur panjang hingga menetap di Pulau Dewata.

Dalam wawancaranya bersama Deddy Corbuzir, Nas Daily mengungkapkan bahwa pesan sesungguhnya dari konten tersebut adalah begitu indahnya Bali sehingga membuat banyak wisatawan asing yang banyak berkulit putih maupun lokal selalu ingin mengunjungi Bali.

Kontroversi konten soal Bali ini menambah daftar panjang kontroversi Nas Daily. Sebelumnya vlogger asal Israel ini juga pernah memuat konten kontroversial soal seniman tato dari suku Kalinga di Filipina bernama Whang-Od.

Cucu dari Whang-Od mengecamnya lantaran sebelumnya tak pernah ada kesepakatan pemuatan antara Whang-Od dan Nas Academy. Masalah itu selesai ketika Nas Daily membuat permintaan maaf secara resmi dan menghapus video dari kanal sosial media mereka. ana

Pos terkait