Belajar Bahasa Asing Bantu Maudy Ayunda Temukan Peluang Baru dan Kesuksesan, Istri Jesse Ini Berbagi Tips Begini

0
570

Maudy Ayunda dan Jesse Choi

iniSURABAYA.com | JAKARTA – Bahasa adalah media untuk berkomunikasi dan saling terhubung. Melalui bahasa, seseorang dapat menyampaikan pikiran, ide, dan perasaan satu sama lain, meskipun berasal dari belahan dunia berbeda.

Selain itu, mempelajari bahasa baru memungkinkan seseorang menemukan peluang baru dan lebih dekat dengan impiannya, seperti yang dibuktikan Maudy Ayunda. Penyanyi yang juga dikenal sebagai penulis lagu, kreator, pendidik, produser, dan aktris Indonesia mengakui, penguasaan bahasa berperan penting dalam membantu dirinya menemukan peluang dan meraih mimpi.

Dalam vlog terbarunya berjudul,”Maudy’s Thought yang dirilis pada Hari Perempuan Internasional, Maudy berbagi cerita bahwa kemampuannya dalam bahasa memungkinkannya memperoleh kesempatan yang sama sebagai seorang wanita dan membawanya menuju kesuksesan yang lebih besar.

Hal itu ia alami saat mengejar gelar masternya dengan mendapatkan beasiswa di Stanford University. Di sana dia menyadari betapa kemampuannya berbicara bahasa Inggris sangat mempengaruhi hidupnya, membantunya memahami berbagai perspektif lokal, dan meningkatkan kemampuan kognitifnya.

Maudy mempelajari bahasa asing sejak dini di sekolah internasional, dan dia tidak pernah berhenti mengasah kemampuan bahasa asingnya. Maudy percaya bahwa mempelajari bahasa asing adalah cara efektif untuk memahami budaya lain dan mendekatkan diri dengan orang lain.

Belajar bahasa asing menjadi sangat bermakna setelah Maudy bertemu Jesse Choi, pria asal Korea Selatan saat keduanya belajar di Stanford University. Untuk membantu menjembatani kesenjangan budaya di antara mereka, Maudy mulai belajar bahasa Korea sementara Jesse belajar bahasa Indonesia.

Kini, pasangan suami istri ini berbagi kisah cinta mereka, termasuk bagaimana belajar bahasa mampu mendekatkan mereka, dalam video YouTube-nya berjudul, “Buka Kartu Special Valentine’s Day with Mas Oppa”.

Maudy Ayunda

Perbedaan budaya memotivasi mereka untuk saling memahami dengan lebih baik, yang pada akhirnya memperdalam hubungan dan memperkuat ikatan di antara mereka.

Selain itu, Maudy juga mengungkapkan bahwa pendekatan gamifikasi yang digunakan Duolingo melalui fitur seperti kuis pengucapan, peringkat, badges, dan streaks —menjadikan pembelajaran bahasa lebih menyenangkan dan menciptakan momen berkualitas di antara keduanya.

Duolingo telah menjadi mitra yang tepat bagi Maudy dan sang suami dalam hal mempelajari bahasa masing-masing, dan mereka berdua menyadari peningkatan kemampuan bahasa satu sama lain sejak mulai menggunakannya.

Aplikasi ini membuat proses belajar menjadi lebih mudah bagi orang-orang dengan segudang kegiatan seperti mereka, modul ringkas dan porsi materi yang ideal memungkinkan mereka untuk fokus pada satu topik, kumpulan kosa kata, atau tata bahasa pada satu waktu.

Karena pelajaran dapat diselesaikan dalam 15 menit, pengguna dapat melakukannya di sela-sela rapat, saat istirahat, atau sebelum tidur.

“Mempelajari bahasa baru, terutama bahasa Inggris, mengubah hidupku karena memungkinkan aku mendapatkan informasi baru dan memperluas pengetahuan,” kata Maudy.

Bahasa jugalah memungkinkan Maudy terhubung dengan orang-orang dari budaya, latar belakang dan pengalaman hidup yang berbeda, sebagaimana bahasa menghubungkan Maudy dengan Jesse. “Aku senang sekarang kami memiliki platform seperti Duolingo yang membuat belajar bahasa baru menjadi lebih menyenangkan dan mudah diakses,” imbuhnya.

Duolingo adalah aplikasi pembelajaran bahasa yang dapat diakses secara gratis dan menawarkan lebih dari 100 kursus, masing-masing dengan berbagai modul ringkas, dalam lebih dari 40 bahasa yang memudahkan untuk berlatih kapan saja, dimana saja.

Aplikasi yang dibuat pada tahun 2012 ini sekarang menempati peringkat teratas di app store di berbagai negara dan wilayah, termasuk AS, Inggris, Eropa, dan Amerika Latin. Secara global, Duolingo memiliki lebih dari 60 juta pengguna aktif bulanan per-Desember 2022.

“Kami senang melihat pertumbuhan pengguna di Indonesia. Hal ini tidak hanya menunjukkan bahwa Indonesia merupakan pasar yang potensial untuk bisnis kami, tetapi juga menunjukkan bahwa banyak orang Indonesia yang bersemangat untuk belajar bahasa baru,” ujar Haina Xiang, Regional Marketing Director for APAC di Duolingo.

Haina mengaku senang mengetahui Duolingo membawa dampak positif bagi Maudy dan Jesse. “Kami berharap semakin banyak pengguna di Indonesia yang juga merasakan manfaat belajar dengan Duolingo,” ucapnya. ana

Comments are closed.