MG4 EV Diklaim Unggul Karena Gunakan Sistem Penggerak Roda Belakang? Simak Fakta Berikut

0
643

MG4 EV melesat di Bukit Jaddih Kabupaten Bangkkalan, Madura.

iniSURABAYA.com – Morris Garages (MG), merek mobil global yang hampir seratus tahun melayani pasar otomotif global termasuk pasar Tanah Air, terus agresif melakukan penetrasi terhadap mobil listrik mereka yang sudah sangat terkenal dengan inovasinya dalam kendaraan berbasis tenaga listrik.

Hanya dalam waktu kurang dari satu bulan sejak peluncuran MG4 EV, MG mencatat pemesanan untuk unit MG4 EV ini dalam jumlah fantastis, yakni lebih dari 1.000 unit.

Karena itu pula, setelah sukses menarik perhatian warga kota Bandung, MG4 EV meneruskan lawatannya ke Surabaya, yang dikenal sebagai pusat transaksi bisnis, perdagangan, dan industri, khususnya untuk kawasan Indonesia Timur.

Kehadiran MG4 EV ke Surabaya adalah upaya MG untuk mendekatkan diri dengan konsumen serta untuk memastikan kesiapan para dealer MG dalam menyambut kedatangan unit MG4 EV di bulan Juli mendatang.

Menurut Yuriski Fair Nasution, Head of Aftersales MG Indonesia, banyak fitur MG4 EV yang diklaim membuatnya unggul dari produk kendaraan listrik lain. Seperti halnya sistem penggerak roda belakang.

Karena mendorong lebih mudah menghasilkan torsi, maka alasan inilah yang dipakai MG4 EV menggunakan system penggerak roda belakang.

Dari kiri- kanan: Zhang Weiwei (Vice Managing Director MG Motor Indonesia), Thomas Hariyanto (General Manager Mimosa Group), Arief Syarifudin ( PR & Marketing Director MG Motor Indonesia)

“Sebab dengan torsi lebih besar yang dihasilkan dengan sistem penggerak roda belakang ini, MG4 EV akan memiliki keunggulan saat digunakan di tanjakan atau medan bergelombang,” tuturnya di sela peluncuran perdana MG4 EV di Hedon Estate Cafe and Space Surabaya, Selasa (4/4/2023).

Pria asal Medan yang akrab disapa Ucok ini tak menepis bahwa kendaraan dengan mesin konvensional yang berbahan bakar bensin atau solar, saat ini banyak yang meninggalkan sistem penggerak roda belakang.

Menurut Ucok, itu karena pada kendaraan dengan mesin konvensional, sistem penggerak roda belakang ini memiliki kekurangan. Pertama, kata Ucok, untuk mengurangi biaya karena tidak lagi butuh banyak komponen seperti gardan.

Kedua, lanjutnya, karena tidak banyak komponen maka bobot bisa dikurangi. Dan ketiga, juga space bisa lebih luas. “Untuk mobil listrik di Indonesia, MG4 EV ini adalah satu-satunya yang menggunakan sistem pengerak roda belakang,” tegasnya.

Hal ini memungkinkan karena baterai MG4 EV ini sangat compact, tipis, dan telah melalui berbagai macam pengujian seperti thermal (panas), impact (goncangan), dan water resistant. “Banyak tes lain yang dilakukan sehingga dipastikan aman, durability dan performa tinggi,” tandas Ucok.

Di tempat yang sama, Arief Syarifudin, Marketing & PR Director MG Motors Indonesia mengaku gembira melihat antusiasme yang luar biasa dari konsumen di Indonesia terhadap MG4 EV.

“Dengan berbagai macam keunggulan dan desain yang berorientasi pada kecanggihan yang futuristik, kami optimis MG4 EV sangat tepat untuk melakukan penetrasi pasar di Surabaya,” ujarnya.

Kombinasi dari green technology yang hemat energi dan sentuhan modern menjadi faktor utama dalam kesuksesan penjualan MG4 EV di kota ini.  “Kami berharap peluncuran kendaraan listrik MG4 EV di Surabaya ini dapat membantu masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Timur beralih ke kendaraan ramah lingkungan dan turut berkontribusi dalam memperbaiki kualitas lingkungan di Tanah Air,” urainya.

Sistem Baterai Canggih
MG4 EV yang hadir dengan harga terjangkau namun dilengkapi segala kecanggihan dan jangkauan baterai yang cukup, dirasa sangat cocok  untuk menemani aktivitas keseharian masyarakat Surabaya.

Dengan begitu, marvelous experience yang menyenangkan akan didapatkan si pengendara secara total. “Selain desain yang bernuansa Brit Dynamic, MG4 EV memiliki sistem baterai yang canggih dan efisien, dilengkapi sistem pengisian daya cepat yang memungkinkan baterainya terisi penuh dalam waktu yang lebih singkat,” ucapnya.

Arief memberi gambaran, untuk 10-80 persen pengisian hanya membutuhkan waktu selama 35 menit. Dengan sistem pengisian daya yang canggih ini, pengguna MG4 EV dapat menempuh jarak jauh tanpa khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan pada saat berkendara.

”Sejak awal saya sudah tertarik dengan line-up mobil EV dari MG. Saat mengetahui MG 4 EV segera diluncurkan, saya langsung menghubungi tim sales MG Surabaya dan langsung melakukan booking agar saya menjadi orang pertama di Surabaya yang bisa mengendarai mobil listrik ini,” tutur Andy Satrio Mashuri, salah satu konsumen yang sudah memesan unit MG4 EV di Surabaya.

Andy meyakini bahwa mobil listrik adalah mobil masa depan. “Karena itu saya mencari kendaraan yang dapat berkontribusi terhadap lingkungan selain tentunya irit. MG4 EV adalah paket lengkap karena dari desain, teknologi, dan performa serta keselamatan, semuanya berkualitas tinggi,” ujarnya.

MG4 EV memang istimewa di kelasnya. Dengan jarak tempuh 425 km, serta memanfaatkan Modular Scalable Platform juga tampilan eksterior yang futuristik tersebut, merupakan adopsi dari Avantgarde Inductive Design, sebuah hasil kreativitas tim desainer di Morris Garage London Inggris. wid

Comments are closed.