Wali Kota Surabaya Minta Maaf ke Warga Saat Gelar Open House di Rumah Dinas, Cak Eri: Kami Sadar Selalu Ada Kekurangan dalam Menjalankan Tugas

Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya beserta keluarga menerima tamu di rumah dinasnya, Sabtu (22/4/2023).

iniSURABAYA.com – “Saya atas nama pribadi dan keluarga Pemkot Surabaya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin,” begitu kata Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya di tengah acara open house di rumah dinas Wali Kota Surabaya Jalan Sedap Malam, Sabtu (22/4/2023).

Pria yang akrab disapa Cak Eri ini menyampaikan permohonan maaf kepada jajarannya dan warga Surabaya. Wali Kota Eri menyadari, sebagai seorang pemimpin tidak lepas dari kekurangan dan kesalahan.

Bacaan Lainnya

Cak Eri ingin, rasa kekeluargaan ini bisa terus terjaga hingga menjadikan Surabaya kota yang baldatun tayyibatun warrabbun ghafur. “Kami menyadari bahwa selalu ada kekurangan dalam menjalankan tugas. Di hari yang baik ini, izinkan kami meminta maaf sedalam-dalamnya atas semua kesalahan yang telah kami lakukan dan ucapkan,” tuturnya.

Mantan Kepala Bappeko Kota Surabaya ini yakin, dari kata maaf itu secara tidak langsung akan membangun Kota Surabaya semakin besar dan kuat dalam naungan keridhoan Tuhan yang Maha Kuasa.

Gelar open house itu dilakukan Cak Eri setelah mengikuti salat id di halaman Balai Kota. Usai salat Id, Cak Eri bersama istrinya Rini Indriyani dan kedua anaknya terlebih dahulu berziarah ke makam ayahnya, almarhum Urip Suwondo.

Setelah itu pukul 08.00 WIB, dilanjutkan open house halal bihalal di kediaman. Tampak beberapa Kepala Perangkat Daerah (PD) dan ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot), serta warga Surabaya tampak antre bersalaman dengan keluarga besar Eri Cahyadi.

Di waktu yang sama, jajaran Forkopimda Kota Surabaya juga datang silih berganti ke rumah dinas orang nomor satu di Kota Pahlawan tersebut.

“Karena ini momen Lebaran, jajaran ASN mulai kepala PD, staf dan jajaran bisa memanfaatkan momen ini sebaik mungkin untuk bersilaturahmi dan bertemu bersama sanak saudara, serta keluarganya,” katanya.

Cak Eri menegaskan dirinya tidak membatasi bila ada warga Surabaya yang ingin datang bersilaturahmi ke rumah dinasnya. Karena ia sudah menganggap warga Surabaya adalah bagian dari keluarganya.

“Mungkin sampai jam 12 siang ya. Tetapi kalau masih banyak warga yang datang, masih tetap akan kami buka untuk warga Surabaya. Karena bagaimanapun warga Surabaya adalah keluarga saya, kerabat saya, sehingga tidak elok apabila tidak meluangkan waktu,” ujarnya. wid

Pos terkait