Antisipasi El Nino, Pemkot Surabaya Tanam 9 Bahan Pangan Pengganti Padi di Lahan Tidur

0
822

“Kami melakukan kerjasama dengan daerah-daerah penghasil, seperti telur dengan Blitar, bawang putih dan merah dengan Nganjuk. Itu sudah kami lakukan,” tegas pria yang akrab disapa Cak Eri ini.

Menurutnya, kerjasama dengan daerah lain ini dilakukan karena Kota Surabaya bukan daerah penghasil, melainkan pemakai. Ini dilakukan supaya Surabaya bisa mendapatkan harga lebih murah tanpa melalui tengkulak atau pihak ketiga.

Cak Eri menyatakan, bila harga bahan pokok di Surabaya mengalami kenaikan karena pupuk atau cuaca, maka pemkot tidak bisa mencegahnya. Namun, jika kenaikan harga barang itu disebabkan faktor Bahan Bakar Minyak (BBM), maka pemkot akan melakukan subsidi.

“Kalau pupuk naik dan menyebabkan harga tinggi, kami akan tetap mempertahankan harga kulaknya,” tutur Cak Eri Cahyadi. wid

1 2

Comments are closed.