Hadirkan dalam 2 Sisi Berbeda, Voxxes Rangkum Siklus Hubungan Melalui Album Bertajuk ‘Zero Hour’

0
1176


Voxxes menyuguhkan suasana kegembiraan dan berbagai sensasi kesenangan pada lima lagu pertama. Sementara lima lagu terakhir dibalut dengan nuansa penuh emosional dan kepiluan.

“Album ini membahas tentang cycle of love. Selayaknya hubungan yang di dalamnya ada fase jatuh cinta, senang-senang. Ada fase patah hati, ada fase sedih, dan marahnya juga. Semua fase yang terjadi di sebuah hubungan,” ungkap Zhafari.

Dengan mengusung tema besar tentang siklus cinta dan hubungan yang umumnya memiliki lapisan fase dengan nuansa yang berbeda-beda, album ‘Zero Hour’ ini ingin menceritakan setiap fase dalam sebuah hubungan melalui setiap lagu di dalamnya.

Tidak hanya menarik dari sisi konsep, pada album perdananya, Voxxes juga mencoba memperluas warna musik yang ditawarkan dengan menggunakan sound elektronik mulai dari synthesizer, drum, hingga keys untuk menampilkan nuansa musik pop 80-an yang kental.

“Selain penulisan lirik yang sempet nge-stuck, salah satu obstacle terbesarnya adalah produksi musik yang jarak jauh, karena kita semua kebetulan tinggalnya berjauhan. Bahkan bukan cuma jarak, tapi juga ada kendala waktu yang susah banget ketemu,” ujar RR.

Meski memakan waktu relatif panjang, album ini merupakan bentuk karya yang dihasilkan dari proses produksi yang dilakukan secara mandiri, sehingga album ‘Zero Hour’ bukan hanya menjadi debut album bagi Voxxes, namun juga menjadi pengalaman dan medium pembelajaran bagi anggota Voxxes, utamanya dalam pembuatan serta penulisan lagu secara penuh.

1 2 3

Comments are closed.