Menyusul Rujak Uleg dan Parade Bunga, Pemkot Surabaya Bakal Daftarkan Surabaya Cross Culture ke KEN

0
843

“Setelah itu saya ingin menunjukkan  bahwa Surabaya ini punya talenta yang  mulai dari anak kecil hingga dewasa. Dan yang terpenting adalah ketika kita tampil bersama dengan seluruh delegasi dari luar negeri, maka Surabaya juga punya kemampuan untuk itu,” bebernya.

Di kesempatan itu, pria yang akrab disapa Cak Eri ini mengungkapkan, bahwa Surabaya juga mendapatkan permintaan untuk mengirimkan delegasinya agar tampil di Uzbekistan dan India. Hal tersebut menunjukkan bahwa budaya seni asal Kota Surabaya juga diakui oleh negara-negara lain.

“Jadi mereka betul-betul merasa budaya Surabaya ini bisa tampil di luar sana. Bahkan dari Kochi Jepang, itu pun minta kita (Surabaya) tampil di sana,” tutur mantan Kepala Bappeko Surabaya ini.

Saat ditanya tarian seperti apa yang akan ditampilkan ke luar negeri, Eri Cahyadi menyatakan, tarian itu seperti di antaranya Tari Remo, Gito Maron dan sebagainya. Namun, kata dia, bila tarian tersebut yang akan ditampilkan ke luar negeri tentu ada modifikasinya.

“Tapi saya ada bangganya ketika semua budaya seni yang kita tampilan menarik dari pihak luar negeri untuk diajak kita berkolaborasi di sana. Berarti mengakui, tarian kita, budaya kita juga Alhamdulillah nyaman, enak dilihat dan filosofi-filosofinya ada,” urainya. wid

1 2

Comments are closed.