Omzet SKG Siola dan MERR Mencapai Ratusan Juta Per-Bulan, Rini Akui Masih Ada Kendala Ini

0
464

Rini Indriyani, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Indonesia (Dekranasda) Surabaya dan Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya saat sedang di SKG.

iniSURABAYA.com – Surabaya Kriya Gallery (SKG) menjadi salah satu jujukan wisatawan ketika ingin mencari oleh-oleh. Di dalamnya, ada berbagai jenis makanan dan minuman, serta kerajinan tangan buatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Surabaya.

Oleh-oleh karya UMKM Kota Surabaya yang dijual di SGK pun cukup terjangkau namun dengan kualitas jempolan. Sejak diresmikan oleh Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya pada 7 Maret 2022 lalu, hingga saat ini SKG meraup omzet cukup memuaskan.

Rini Indriyani, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Indonesia (Dekranasda) Surabaya mengungkapkan, capaian transaksi setiap minggunya bisa mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah. “Di SKG Siola kurang lebih mencapai Rp 33 juta per-minggu. Sedangkan per-bulan kurang lebih bisa menghasilkan Rp 130 juta,” kata Rini, Sabtu (15/7/2023).

Sementara di SKG MERR, masih kata Rini, per-minggu bisa menghasilkan kurang lebih Rp 16 juta. Sedangkan capaian di SKG MERR selama sebulan bisa mencapai kurang lebih Rp 64 juta. Meskipun omzet cukup menggembirakan, Rini tak puas begitu saja, peningkatan kualitas produk dan pelayanan di SKG Siola maupun di MERR.

Rini mengaku, SKG saat ini masih belum memiliki website atau aplikasi khusus online shopping untuk memenuhi kebutuhan pelayanan pembelian secara daring. Untuk meningkatkan omzet dan pelayanan pembelian, sementra ini pelanggan SKG bisa menggunakan link online shop Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui alamat website epeken.surabaya.go.id dan bisa melalui Tokopedia.

“SKG Siola dan MERR juga bekerjasama dengan Tokopedia. Bahkan layanan pesan antar masih menggunakan layanan Gojek dan sejenisnya, untuk ongkos kirim yang muncul dibebankan kepada para pelanggan yang dibayarkan saat barang diterima oleh pelanggan,” pungkasnya. wid

Comments are closed.