Gunakan Poster untuk Kampanye Kesetaraan Gender, Guru SDN Durungbanjar Sidoarjo Beri Alasan Menarik Ini

0
1273


Hal itu berpengaruh pada jalannya pembelajaran. Setiap ada tugas presentasi yang diminta bicara anak perempuan.

Setelah mengikuti pelatihan SRG, pemahaman seperti itu diubah total. Dikoordinasi kepala sekolah, guru diminta memberikan kesempatan yang sama kepada anak didik laki-laki maupun perempuan dalam hal apapun di sekolah.

“Pembentukan kelompok di kelas selalu dibuat heterogeny,” urai Peni.

Mulanya tidak mudah mengumpulkan anak didik dalam kelompok yang heterogen. Perasaan malu dan belum terbiasa menjadi hambatan tersendiri.

Namun hal itu tak berlangung lama. Setiap hari guru selalu menanamkan konsep keseteraan gender pada peserta didik. Mereka diajari untuk saling menghargai dan memiliki kepedulian sosial.

1 2 3 4 5

Comments are closed.