Terapkan Kesetaraan Gender, Tari Jadi Ekskul Wajib di SDN Sidodadi

Kesetaraan gender diwujudkan dalam beragam aktivitas di SDN Sidodadi, Candi, Sidoarjo.
Dibilang, ‘anak cowok kok menari sih’. Merasa malu dan takut diejek lagi, murid laki-laki peserta ekskul menari itu akhirnya mundur. Mereka memilih kegiatan yang lain.
Tantangan yang dihadapi murid laki-laki yang tertarik ikut menari bukan hanya datang dari teman sekolah. Keluarga di rumah juga ada yang menentangnya.
Sejumlah orang tua menganggap bahwa menari cocoknya untuk anak perempuan. Pemikiran itu pun diturunkan ke anak-anaknya. Hingga mereka terdoktrin untuk menganggap dirinya tak cocok menari.
Alasan utama orang tua tak ingin anak laki-lakinya menari, lantaran takut kegiatan itu akan mengubah karakter buah hatinya menjadi sosok yang lemah gemulai.
Selain itu, wali murid juga mempertimbangkan adanya biaya tambahan khusus untuk kostum menari. Hingga mereka meminta anak-anaknya untuk tidak memilih kegiatan tari.

















