
ILUSTRASI : Olahraga yang tepat mendorong optimalisasi fungsi kognitif dan memori untuk meminimalisir kecemasan dan risiko depresi. (foto-foto: dok IG Muscle First)
Lantas, bagaimana sebaiknya berolahraga agar tidak berlebihan dan memberi manfaat optimal bagi tubuh? Muscle First bagikan beberapa tips mudah agar manfaat olahraga bisa optimal:
- Atur frekuensi olahraga sesuai tingkat kemampuan
Bagi mereka yang berolahraga untuk keseimbangan hidup, alias bukan sebagai atlet, melakukan latihan fisik 2-3 kali seminggu sudah cukup baik bagi kesehatan tubuh. Adapun untuk peningkatan intensitas beban fisiknya perlu dilakukan secara bertahap agar kekuatan tubuh dapat menyesuaikan dengan baik. Selain itu, disarankan pula untuk menghindari berolahraga di saat udara atau cuaca sangat panas guna mencegah risiko dehidrasi dan heat stroke. - Barengi dengan konsumsi makanan sehat dan minum cukup air putih
Olahraga perlu diimbangi dengan konsumsi makanan bernutrisi tinggi, seperti sayur mayur, buah-buahan, dan protein tanpa lemak. Selain itu, pastikan minum air putih yang cukup serta mengurangi asupan kadar garam, lemak jenuh dan karbohidrat tinggi untuk membantu melancarkan metabolisme tubuh. - Waktu istirahat yang cukup
Beristirahatlah dengan cukup setelah berolahraga, yakni setidaknya tidur 6 jam sebelum melakukan olahraga lagi. Namun, jika olahraga yang dilakukan bersifat intens dengan beban fisik yang cukup berat, maka disarankan untuk menjadwalkan satu hari khusus beristirahat tanpa olahraga apapun agar tubuh dapat kembali pulih dan berenergi. - Ganti jenis olahraga secara berkala
Jika sudah merasa bosan dengan olahraga yang rutin dijalani, tidak ada salahnya ganti jenis olahraga lain secara berkala untuk memulihkan kondisi fisik, pikiran, dan energi. Switching ke jenis olahraga lain juga bisa menumbuhkan kembali semangat bergerak aktif berkat daya tarik dari tantangan fisik yang ditawarkan.

















