Stikosa-AWS Gelar Lomba Foto Jurnalistik Bertema Pemilu untuk Pelajar

Mamuk Ismuntoro saat paparan teknik memotret peristiwa.
Mamuk menambahkan, untuk bisa memilih objek yang tepat dan mempunyai nilai berita, maka seorang pewarta foto harus banyak membaca dan mengumpulkan informasi terlebih dahulu mengenai objek yang akan dipotret.
Sehingga saat di lapangan, tidak kebingungan memilih objek foto. Hal ini sama dengan persiapan yang dilakukan seorang reporter. Yakni, harus banyak membaca dan mempunyai referensi cukup tentang objek berita atau narasumber yang akan diwawancarai.
Di tempat yang sama, Rizky Wulandari SSos MIKom, Ketua Panitia Lomba menyatakan, tema ‘Suara Orang Muda untuk Demokrasi Indonesia’ dipilih karena melihat realitas dari berbagai riset bahwa Pemilu 2024 ini suara generasi muda mendominasi sebagai kekuatan penentu.
Partisipasi aktif dari kalangan muda menjadi pilar utama dalam mewujudkan demokrasi yang dinamis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Melalui Lomba Foto Jurnalistik, kami ingin mendorong praktik jurnalisme yang independen dan berintergritas. Fotografi memiliki Kekuatan untuk menyampaikan cerita secara visual dan dapat menjadi alat yang efektif untuk memahamkan masyarakat mengenai pentingnya pesta demokrasi dan partisipasi masyarakat,” tutur Kiky, panggilan akrab Kepala Divisi Marketing & Public Relation Stikosa-AWS tersebut.
















