
Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya sedang menyaksikan maket Rumah Sakit Surabaya Timur.
Pembangunan RSUD yang dilakukan secara multi year 2023-2024 ini, mampu menampung 327 tempat tidur. Bangunan yang terdiri dari dua tower tersebut juga dilengkapi ruang rawat inap, poliklinik, kamar perawatan pasien, dan sebagainya.
Iman mengungkapkan, RSUD Surabaya Timur di bangunan menggunakan standar bangunan RS kelas B. Tetapi, untuk operasionalnya menggunakan standar tipe C.
Proses pembangunan RSUD Surabaya Timur ini sudah dilakukan sejak Oktober 2023 sampai pertengahan Januari 2024 tidak ada kendala. Ia optimis, bangunan RSUD tersebut tuntas sebelum September 2024 dan mulai diisi dengan peralatan kesehatan (alkes) oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya pada Juli-Agustus mendatang.
Di samping itu, Nanik Sukristina, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mengatakan, saat ini Dinkes Surabaya sedang melakukan proses penyusunan kebutuhan operasional alkes untuk fasilitas RSUD Surabaya Timur.
Menurut Nanik, proses pengadaan kebutuhan direncanakan awal semester 1 tahun ini.
















