
Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya sedang menyaksikan maket Rumah Sakit Surabaya Timur.
“Perkiraan peresmian masih stay on track September nanti,” paparnya.
Iman memastikan, sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam pembangunan RSUD Surabaya Timur. Hanya pada saat pemasangan alat pancang sedikit terkendala pematangan lahan.
Meski demikian, kendala tersebut bisa cepat teratasi. “Tanahnya berlumpur. Kalau hujan pengaruh. Tetapi masih bisa diatasi dengan pompa. Karena itu tanah lumpur, tambak-tambak begitu,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, RSUD Surabaya Timur dibangun di lahan seluas 5,5 hektar. Namun untuk pembangunan gedung RSUD, hanya menggunakan 1,7 hektare dari total lahan tersebut.
Tidak menutup kemungkinan, sisa lahan itu masih bisa digunakan untuk pengembangan RSUD Surabaya Timur selanjutnya.
















