Di Tengah Gejolak Geopolitik, Ekonomi Indonesia Masih Stabil? Andry Asmoro Ungkap Fakta Berikut

0
1595

Secara umum belanja selama periode Ramadan-IdulFitri 2024 lebih tinggi dibandingkan periode yang sama 2023. Kenaikan signifikan belanja pada tahun ini terjadi pada periode pemberian THR—2 minggu sebelum IdulFitri—belanja tumbuh 7,1 persen dibandingkan periode sebelum pemberian THR.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode pemberian THR tahun lalu yang sebesar 4,6 persen. “Namun demikian kenaikan belanja ini lebih banyak didorong oleh kenaikan belanja dari segmen menengah dan atas yang masing-masing tumbuh sekitar 9,2 persen dan 7,1 persen dibandingkan periode sebelum Ramadan,” katanya.

Menurut Andry, selama periode pasca IdulFitri belanja masyarakat memasuki periode normalisasi yang diperkirakan berlangsung hingga pertengahan Mei. Meski demikian, belanja di sejumlah daerah masih menunjukkan kenaikan, seperti Bali dan Nusa Tenggara.

“Berdasarkan kategori belanja, belanja consumer goods melambat lebih dalam dibanding kelompok lain, terutama pada sub kelompok belanja kebutuhan sehari-hari di supermarket dan yang terkait fesyen,” imbuhnya.

Pendorong Pertumbuhan
Perkembangan sektoral pada kuartal 1, 2024 menunjukan beberapa faktor menjadi pendorong pertumbuhan, yakni penyelenggaraan Pemilu 2024, tren mobilitas masyarakat yang masih tinggi dan harga-harga komoditas yang masih relatif tinggi.

1 2 3 4

Comments are closed.