
Matapanah Cup Race (MCR) 2024 di Sirkuit Gelora Bung Tomo Surabaya diikuti 380 pembalap dari Jawa hingga Papua.
Biasanya, lanjut Rinto, pembalap yang sudah menjuarai event-event klub seperti ini, akan diambil oleh klub-klub otomotif yang lainnya untuk kemudian diminta berlaga di kejuaraan yang lebih tinggi, seperti ada Kejurprov dan Kejurnas.
Apalagi, dalam Matapanah Cup Race 2024 ini pihaknya menggelar 22 kelas, baik bebek 2 Tak maupun bebek 4 Tak. “Sirkuit GBT ini memang memiliki daya tarik tersendiri karena ini sirkuit permanen,” urainya.
Rinto menekankan, tidak banyak daerah yang memiliki sirkuit permanen seperti ini. “Secara regulasi, yang memenuhi syarat untuk digelar Kejurnas adalah sirkuit permanen, dan Surabaya punya itu,” tandasnya.
Karena itu, ke depan ia berharap Sirkuit GBT itu terus menjadi lebih baik. Pasalnya, sekarang ini terus dilakukan perbaikan dan perawatan oleh Pemkot Surabaya. “Pengurusan perizinannya juga kami harap semakin mudah, sehingga sirkuit ini benar-benar menjadi tempat pembinaan atlet balap motor,” pungkasnya. wid
















