
Dari kiri ke kanan: Arie Putra, Market Engagement Manager PEFC, Ariana Susanti, Business Development Director Indonesian Packaging Federation, dan Putut Pramono, Education & Sustainability Director Indonesian Packaging Federation.
Sedang kategori Sustainability Package terbagi dalam dua sub-kategori komersial dan sub-kategori konsep yang bisa diikuti baik oleh industri, yakni brand owner, dan packaging converter. Juga NGO, mahasiswa dan lembaga dan organisasi yang terkait dengan pengemasan.
Ariana menegaskan, ajang PackindoStar tahun ini fokus pada sustainability package yang dinilai sebagai tantangan baru di Indonesia.
Kategori ini memiliki kriteria penilaian yang harus berdampak sosial, material bahan yang digunakan termasuk sumber daya terbarukan, pengurangan material yang digunakan, sert energi.
“Artinya optimalisasi selama transportasi, penyimpanan dan penggunaan secara efisien,” urainya.
Selain itu, lanjut Ariana, juga menggunakan bahan yang dapat digunakan kembali dan dapat didaur ulang. “Kalau dulu penjurian dilihat dari sisi penampilan marketing. Sekarang dengan adanya sustainability, kembali ke awal, yaitu bahan yang digunakan, mudah didaur ulang apa tidak,” paparnya.
Ditekankan pula bahwa ajang ini untuk menjembatani kebutuhan informasi tentang bahan baku alternatif yang memenuhi persyaratan sustainability bagi brand owner, regulation maker dan material innovator.
















