
Wali Kota Eri menegaskan, kompetisi ini menjadi bukti bahwa Kota Surabaya selalu siap mengikuti perkembangan zaman dengan mengapresiasi dan mendukung potensi generasi muda dalam bidang teknologi dan permainan digital.
Piala Walikota E-Sports 2024, lanjut Cak Eri, adalah bentuk nyata komitmen pemkot dalam mendukung perkembangan E-Sports di Indonesia. Ajang ini bukan sekadar pertandingan, melainkan juga wadah bagi generasi muda untuk mengasah keterampilan, menjunjung tinggi sportivitas, dan memperkuat rasa persatuan.
“Ini kan yang pertama kali. Kita juga akan membuat eks TRS setelah itu Hi-tech Mall yang lantai atas, kita gunakan (ruang) bagi anak muda, kita siapkan semuanya. Eks TRS kita jadikan tempat konser. Itu juga masukan anak muda untuk mengembangkan bakatnya,” ungkap Cak Eri.
Dipilihnya Plaza Internatio, di kawasan wisata Kota Lama Surabaya sebagai venue utama penyelenggaraan kompetisi Piala Walikota E-Sport, menurut Eri Cahyadi, lokasi yang penuh sejarah ini, harus diisi, dihidupkan, hingga dikembangkan oleh oleh arek-arek Suroboyo.
“Ini lah tempat anak muda yang berprestasi, anak muda mengembangkan bakat dan ekspresinya. Dari Kota Lama ini, saya yakin bisa menjadi tempat yang nyaman untuk anak muda. Kalau kita lihat di Kya-Kya atau sekitar Kota Lama ini, yang bergerak adalah anak muda,” tuturnya.
Dia berharap, melalui kompetisi E-Sport dapat menjadi sarana bagi para peserta untuk menunjukkan bakat dan keterampilan terbaik mereka, serta menjalin persahabatan baru dengan sesama pemain.
















