
Setelah dipilah dan ditimbang, sampah warga RT 11 RW 05 Puri Indah SIdoarjo siap dikirim ke pengepul.
“Kita harus berusaha untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuang di TPA. Jika kita bisa mengurangi sampah organik dan anorganik, Alhamdulillah. Sampah anorganik serahkan ke Bunda Rossa. Sedang sampah organiknya akan diajarkan untuk menjadi kompos di rumah,” urainya.
Lebih lanjut Windi menyatakan, pengelolaan sampah secara serius ini punya dampak ekonomi bagi para pelakunya. “Nasabah akan mendapat harga lebih tinggi, dan duitnya jadi tabungan ibu-ibu. Top score-nya ada yang sampai Rp 2,5 juta dalam setahun. Lumayan bisa buat beli nastar dan sirup untuk Lebaran,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Hadi Supeno, sesepuh warga RT 11 RW 05 Puri Indah menyambut baik gerakan peduli lingkungan yang dimotori Bank Sampah Digital Bunda Rossa ini. “Lingkungan rumah bersih, ibu-ibu dapat tabungan. Jadi nilai plusnya banyak,” ucapnya. ap

















