
ILUSTRASI : BPBD Kota Surabaya akan melakukan sosialisasi mitigasi bencana di Gedung Siola, Kamis (10/9/2024).

ILUSTRASI : BPBD Kota Surabaya akan melakukan sosialisasi mitigasi bencana di Mall Pelayanan Publik Siola, Kamis (10/9/2024).
iniSURABAYA.com – Beberapa kali Kota Surabaya mengalami bencana, tetapi penanganan yang tepat dan aman belum diketahui masyarakat luas. Saat gempa bumi orang justru berlari. Padahal harusnya berlindung, setelah goncangan reda baru berlari.
Agus Hebi Djuniantoro, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya menegaskan perlunya sosialisasikan kepada masyarakat supaya tidak ada lagi kesalahan saat mitigasi bencana.
Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penanggulangan bencana, BPBD berencana mengadakan Simulasi Tanggap Penangganan Bencana Gempa Bumi dan Kebakaran di Mall Pelayanan Publik Siola, Kamis (10/10/2024).
“Kami koordinasikan dengan Dishub dan Satlantas supaya layanan dan lalu lintas tetap bisa berjalan ketika acara berlangsung pada Kamis pukul 09.00 hingga 11.00,” ungkap Agus Hebi, Selasa (8/10/2024).
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kota Surabaya akan menerjunkan 70 petugas dan mobil Bronto Skylift untuk mitigasi kebakaran di gedung bertingkat seperti Siola. Simulasi tanggap bencana dalam rangka memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana 2024 itu akan melibatkan sekitar 980 orang.
“Masyarakat yang terlibat dari warga Siola (pekerja) dan juga beberapa orang yang sedang mengurus perizinan di sana. Sudah kami sosialisasikan dan diskusikan seperti apa pelaksanaannya nanti,” ujar Hebi.
















