
ILUSTRASI : BPBD Kota Surabaya akan melakukan sosialisasi mitigasi bencana di Gedung Siola, Kamis (10/9/2024).
Selain untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, Hebi menyebutkan bahwa simulasi ini juga bertujuan untuk menghitung waktu mitigasi yang diperlukan apabila terjadi bencana.
Perhitungan waktu tersebut akan menjadi acuan bagi Gedung Siola saat melakukan evakuasi sesuai standar yang diterapkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Pihaknya berharap, simulasi bencana ini meningkatkan partisipasi masyarakat atau lembaga jika terjadi bencana di Kota Surabaya. Terlebih di lingkungan pemukiman padat penduduk seperti rumah susun, lembaga pendidikan, perbelanjaan mal maupun perkantoran.
“Kami harapkan untuk semua pemilik gedung-gedung tinggi menerapkan standart kebencanaan yang seragam sesuai SOP dari BNPB. Selama ini seperti hotel, bioskop dan sebagainya jarang sekali memberikan petunjuk kemana harus pergi kalau terjadi bencana, itu yang kami targetkan untuk lebih berpartisipasi,” harapnya.
Di samping itu, Hebi juga meminta maaf dan pengertian masyarakat bila kegiatan tersebut akan mengganggu pelayanan dan lalu lintas di sekitar area Siola. Meski demikian, pihaknya tetap mengupayakan pelayanan tetap bisa berjalan dengan baik. wid
















