Patahkan Stigma Terkait Kesiapan Gen Z Hadapi Dunia Profesional, Iqbal Alif Oktrianda Ungkap Fakta Berikut

0
1296

SSIDCOMM #10 menghadirkan talkshow dengan topik ‘Gen Z Prove the Critics Wrong!’ di Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) Jakarta.

iniSURABAYA.com | JAKARTA – Di tengah derasnya perkembangan teknologi, Generasi Z (Gen Z) kerap menjadi sasaran kritik yang tidak selalu berimbang, terutama menyangkut kesiapan mereka menghadapi dunia profesional.

Gen Z, yang tumbuh bersama era digital, sering dipersepsikan sebagai generasi yang sangat terhubung dengan teknologi namun kurang memiliki ‘situational awareness’.

Stereotip seperti minimnya komitmen kerja, ketergantungan berlebih pada teknologi, dan fokus yang terlalu sempit pada isu-isu dunia maya kerap melekat pada mereka.

“Mereka memang sangat peka terhadap tren dan adaptif dengan teknologi,” ungkap Maya Sita membeber pengalamannya memberdayakan Gen Z di dunia kerja.

GM Human Capital di Human Initiative ini menegaskan, tantangan utamanya adalah mengarahkan mereka untuk memiliki ‘situational awareness’ yang lebih kuat.

“Potensi mereka sangat besar, namun perlu didukung dengan bimbingan yang tepat,” kata Maya dalam forum talkshow Sharing Session ID Comm (SSIDCOMM) yang bertajuk ‘Gen Z: Prove the Critics Wrong!’ di Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) beberapa waktu lalu.

1 2 3 4

Comments are closed.