
Gombloh (foto: generate AI)
iniSURABAYA.com – Nama Gombloh tak pernah benar-benar hilang dari Surabaya. Meski telah berpulang hampir empat dekade lalu, lagu-lagu ciptaannya masih akrab dinyanyikan lintas generasi. Kini, warisan musikal sang legenda kembali dihidupkan lewat sebuah perhelatan budaya bertajuk ‘Gombloh Bukan Hanya di Radio’.
Kegiatan yang berlangsung pada 7–9 Juli 2026 di Galeri Merah Putih, Balai Pemuda Surabaya ini bukan sekadar konser nostalgia. Acara ini dirancang sebagai ruang untuk mengenang sosok Gombloh dari berbagai sisi.
Pengunjung akan diajak menelusuri perjalanan hidup dan pemikirannya melalui pameran foto langka, pertunjukan musik, pembacaan puisi, live performance, hingga momen yang paling ditunggu para penggemarnya, yakni reuni Lemon Tree’s anno ’69, band yang pernah menjadi bagian penting perjalanan bermusik Gombloh.
Esthi Susanti Hudiono, Ketua Panitia mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi Gombloh yang karya-karyanya tetap relevan hingga sekarang.
“Sebagai idola, Gombloh patut terus dikenang. Lagu-lagunya berbicara tentang manusia, bangsa, lingkungan, hingga hubungan dengan Tuhan. Karya-karyanya memiliki energi untuk membangun karakter dan rasa kebangsaan,” ujarnya.
















