
Pison Art N Fashsion Foundation menggelar acara Fashion Momentum di Atrium Fairway Nine Mall Surabaya.
Tetapi, kata Ce Afen,ketika tren sudah selesai maka karyanya akan berhenti sampai di situ.
“Beda dengan desainer yang punya DNA sendiri, punya signature brand sendiri. Ini yang akan dicari orang, karena karyanya tidak usang oleh waktu,” cetusnya.
Untuk itu, Ce Afen berpesan agar mereka yang menggeluti dunia kreatif mampu mengeluarkan kemampuannya kelebihannya.
“Memang tidak mudah, tetapi pasti bisa. Untuk jadi pelopor pasti ada trial and error. Untuk itu tidak boleh gampang menyerah. Harus punya keberanian lebih,” ujarnya.
Ce Afen mengkritisi anak muda zaman sekarang yang dikenal dengan label ‘Generasi Strawberry’. “Gampang melempem. Hadapi kendala sedikit sudah langsung berhenti,” imbuhnya.
Ce Afen yang mengelola Pison AFF sejak 2009 tak menepis, ada muridnya yang ‘jatuh bangun’ untuk bisa kokoh di profesi yang digelutinya.

















