SMA SAIM Raih Medali Emas I2ASPO berkat Buku Digital untuk Disleksia

0
1470

Proses pengerjaan Matherial berlangsung cukup dinamis. Tim memulai menggali informasi mengenai kebutuhan siswa disleksia, kemudian mengembangkan solusi yang inklusif dan praktis.

Dalam tahap uji coba, mereka memastikan buku digital ini mudah digunakan (user-friendly) dan menarik bagi siswa. “Kami ingin buku ini bukan hanya membantu mereka belajar, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri siswa disleksia dalam menghadapi tantangan Matematika,” imbuhnya.

Dengan pendekatan multisensori, siswa disleksia diajak untuk belajar melalui kombinasi visual, audio, dan interaksi langsung.

Adzra, anggota tim SAIM lainnya mengungkapkan perasaan bahagia dan syukur atas keberhasilan timnya. Pencapaian yang mereka raih membuktikan bahwa dengan usaha dan doa tak akan pernah sia-sia.

Dalam proses yang panjang dan terkadang penuh hambatan, dirinya belajar banyak tentang komitmen, kesabaran, dan menjaga kerjasama tim yang baik.

1 2 3 4

Comments are closed.