
Prita Iksiningrum saat launching organisasi Ibu Semangat Indonesia Kuat. (foto: dok)
Selain melestarikan seni tradisional, keterampilan ini juga menghasilkan produk bernilai ekonomi. Hasil karya peserta dipasarkan melalui galeri Omah Kreatif ISIK dan platform online ISIK Blonjo.
ISIK juga menggandeng hotel serta pusat oleh-oleh untuk memperluas pasar produk anggotanya,” ucap Prita.
Salah satu program unggulan ISIK adalah kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Singapura. Melalui Emas & Mlep Overseas Immersion 2024, pelajar Singapura datang langsung ke Surabaya untuk belajar membatik.
Program ini tidak hanya memperkenalkan batik sebagai warisan budaya, tetapi juga membuka peluang kolaborasi internasional bagi para perempuan yang bernaung di bawah binaan ISIK.
“Sebagai organisasi sosial dan budaya, kegiatan ISIK diharapkan tidak hanya di Surabaya, melainkan juga merambah seluruh nusantara,” ujar Prita.

















