
Di kesempatan tersebut, Istata Luqman, Perwakilan Kitabisa.com menyatakan, selain bantuan reguler, pihaknya juga ingin mengembangkan program pemberdayaan bagi PPKS.
“Harapannya, setelah selesai menjalani pengobatan, mereka bisa kembali ke masyarakat dan menjalani hidup secara mandiri,” tandasnya.
Bantuan yang disalurkan langsung dirasakan manfaatnya oleh para PPKS. Rahma (44) mengungkapkan rasa syukur melalui bahasa isyarat. Penyandang disabilitas rungu wicara ini menerima modal usaha untuk berjualan minuman serta sepeda sebagai sarana usaha.
Sedang Deyana Faradilla (16), kakak kandung Baraat yang berasal dari Tarakan, Kalimantan Utara, juga mengucapkan terimakasih ke Kemensos. “Alhamdulillah, kondisi adik Baraat sudah lumayan membaik,” ucapnya.
Dia menambahkan, kondisi di tempat itu nyaman. “Orang-orangnya baik semua, perhatian, dan kalau ke rumah sakit juga diantar pakai ambulans. Terimakasih ibu menteri sudah menengok Baraat. Sempat dipegang juga, saya senang sekali,” urainya.
















