
Dr Fakih NS Latief SH, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RS Mata Undaan.
“Manfaatnya tentu untuk menunjang penampilan dan menambah rasa percaya diri,” paparnya.
RS Mata Undaan, kata Dr Fakih, juga menjadi pusat penanganan sindrom mata kering pertama di Jawa Timur. Dan yang terbaru adalah operasi lasik dengan peralatan tercanggih.
“Hanya delapan detik bebas kacamata dan lensa kontak,” tandasnya.
Dalam rangkaian memberi kemudahan kepada pasien, lanjut Dr Fakih, RS Mata Undaan juga sudah mengoperasikan aplikasi Bersamamu. “Jadi proses pendaftaran perawatan 100 persen dilakukan secara daring. Layanan ini membuat pasien tak perlu lagi antre,” imbuhnya.
Sementara itu, dr Sahata PH Napitupulu SpM (K), Direktur RS Mata Undaan mengatakan, Corporate Gathering tersebut bertujuan mempererat kerja sama dengan berbagai perusahaan dalam meningkatkan kesehatan mata karyawan.

















