Eri Cahyadi Ancam Cabut Kerjasama RS dengan BPJS Jika Pulangkan Pasien yang Belum Sembuh

0
2253

Cak Eri juga ingin seluruh RS di Surabaya bisa saling bersinergi untuk memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada warga Surabaya. Hal itu dilakukan agar tidak ada perbedaan rasio layanan antara RS swasta dan pemerintah daerah.

“RS ini waktunya bersatu. Misal kita mau satu banding 200 seumpamanya, berarti kalau RS itu dihitung pelayanan termasuk dengan rawat inapnya sudah lebih ya berhenti. Jangan diizinkan lagi. Kecuali RS yang untuk tindak lanjut, contoh penanganan khusus kanker,” imbuhnya.

Di kesempatan itu, Cak Eri juga membahas soal pembagian unit ambulance untuk RS di seluruh Kota Surabaya. Menurutnya, mobil ambulance milik pemkot bisa dibagi untuk digunakan RS di masing-masing wilayah di Surabaya.

Asalkan, setiap ada warga Surabaya yang membutuhkan pertolongan medis harus segera dijemput ke RS terdekat. “Kalau seperti ini saya bisa melengkapi. Kalau di RSUD dr Mohamad Soewandhie itu bisa mobilnya banyak, bisa dibagi ambulancenya. Tapi dengan catatan, kalau ada yang sakit harus langsung dijemput,” pesannya.

Cak Eri mengatakan, RSUD dr M Soewandhie perlu banyak ambulance, karena RS di kawasan Surabaya Utara tidak terima BPJS. “Akhirnya saya larikan ke Soewandhie. Kalau bisa kerjasama ya bisa saya bagi sehingga masyarakat bisa masuk ke RS terdekat,” paparnya.

1 2 3 4

Comments are closed.