
Keberadaan terowongan ini menjadi simbol nyata harmoni dan toleransi yang telah lama terjalin antara komunitas muslim dan Katolik di Indonesia.
Fatma Saifullah Yusuf, Wakil Ketua Bidang 3 Seruni menegaskan pentingnya memperkuat kegiatan seperti ini guna memperkokoh rasa persatuan di tengah masyarakat.
“Keberagaman bukanlah penghalang untuk bersatu. Justru dari perbedaan itulah kita belajar saling menghormati, menguatkan, dan membangun bangsa yang kuat,” tandasnya.
Fatma menekankan pula pentingnya sinergi dalam membangun lingkungan yang inklusif. “Setiap anak di negeri ini, tanpa memandang latar belakangnya, berhak mendapatkan kasih sayang dan perhatian. Solidaritas lintas agama yang kita lihat hari ini membuktikan bahwa keberagaman adalah kekuatan, bukan kelemahan,” imbuhnya.
Acara Harmoni dalam Keberagaman mencerminkan semangat kebersamaan di tengah perbedaan. Seruni berharap inisiatif ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam mempererat persaudaraan dan kepedulian sosial di Indonesia.
















