
ArtSubs 2026 diawali dengan gelaran diskusi yang menghadirkan Nirwan Dewanto bersama Hendra Himawan dari Kantor Bersama Urusan Seni Rupa (KBUSR). Acara yang berlangsung di auditorium Jurusan Seni Rupa tersebut juga menghadirkan Prof Dr Drs Djuli Djatiprambudi MSn, guru besar seni rupa Unesa. (foto-foto: dok ArtSubs)
iniSURABAYA.com — Ketika sebuah pameran seni digelar di Surabaya, kota ini kerap hanya ditempatkan sebagai alamat. Tetapi ArtSubs 2026 ingin melihatnya dari sudut yang berbeda.
Surabaya bukan sekadar tempat berlangsungnya pameran. Kota ini dipandang sebagai ruang hidup yang mempertemukan manusia, pengalaman, gagasan, komunitas, hingga berbagai latar belakang budaya yang kemudian melahirkan karya seni.
Fenomena tersebut dipaparkan Nirwan Dewanto, kurator ArtSubs 2026 dalam diskusi publik di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Surabaya (Unesa), Senin (14/9/2026).
Diskusi yang berlangsung di auditorium Jurusan Seni Rupa tersebut menghadirkan Nirwan bersama Hendra Himawan dari Kantor Bersama Urusan Seni Rupa (KBUSR), salah satu peserta ArtSubs, serta Prof Dr Drs Djuli Djatiprambudi MSn, guru besar seni rupa Unesa.
Acara dibuka Prof Dr Anas Ahmadi MPd, Wakil Dekan I FBS Unesa. Sebelumnya, Semi Ikra Anggara, Program Manager ArtSubs 2026, juga menyampaikan sambutan.
















