
Tissa Biani juga mengungkapkan bahwa film ini cocok bagi siapa pun yang rindu sosok orang tua. “Cerita di film ini akan relatable bagi orang-orang yang rindu sosok orangtua, baik ayah maupun ibu. Saya pikir film ini cocok untuk ditonton oleh keluarga dan anak remaja yang ingin tontonan yang tidak hanya menghibur, tapi juga mengobati kangen dengan figur ayah,” imbuhnya.
Film ‘Panggil Aku Ayah’ menjadi pengalaman pertama Benni Setiawan menggarap film drama komedi keluarga. “Di film ini, saya tetap mempertahankan apa yang menjadi kekuatan dari film aslinya. Namun, saya juga tidak lepas dari konteks budaya lokal, dengan menampilkan sesuatu yang khas Indonesia,” tegasnya.
Melalui film ini, Benni Setiawan ingin mengangkat tentang elemen-elemen yang hadir di kehidupan sehari-hari, baik dari latar tempat seperti ruang keluarga sederhana, maupun karakternya yang dekat dengan kita.
“Harapannya cerita ini dapat diresapi oleh makin banyak kalangan,” cetusnya. wid















