15 Seniman Unjuk Karya di ‘Madya-The Unfixed Center’: ‘Tengah’ Bukan Lagi Titik Tetap yang Mengatur Arah

0
674


“Dalam Madya, pinggiran dapat menjadi pusat, dan setiap pusat selalu siap bergeser,” tegasnya.

Menurut Dwiki, ‘Madya’ hadir sebagai refleksi terhadap kondisi seni di Indonesia yang sering terjebak dalam poros-poros besar tertentu.

“Kami ingin menghadirkan ruang, tempat gagasan dan praktik dari berbagai daerah bisa saling menegosiasikan posisi tanpa hierarki,” urainya.

Dwiki menekankan, ‘Madya’ adalah tentang keberadaan di tengah. “Bukan di antara dua kutub. Tetapi sebagai ruang kemungkinan yang terus tumbuh,” imbuhnya.

Terpisah, Teddy Patrick SE MPar CHA, General Manager Artotel TS Suites Surabaya menyampaikan,
bahwa Artspace selalu menjadi wadah untuk menampilkan keberagaman ekspresi dan gagasan para seniman Indonesia.

1 2 3

Comments are closed.