Didukung Program KKN ITS, RT 06 RW IV Rungkut Menanggal Harapan Menuju Kampung Organik Berbasis Komunitas

Mahasiswa Jurusan Teknik Metalurgi dan Material Fakultas Teknik Industri ITS yang sedang KKN, berpose bersama warga RT 06 RW IV Rungkut Menanggal Harapan.

Kebun gizi hasil KKN mahasiswa Jurusan Teknik Metalurgi dan Material Fakultas Teknik Industri ITS di RT 06 RW IV Rungkut Menanggal Harapan. (foto: Amang Mawardi)
Lebih lanjut Yudi Evriyanto merujuk informasi yang diperoleh dari Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Surabaya, bahwa kota Surabaya setiap harinya memproduksi sampah lebih dari 1000 ton per-hari. Dari jumlah sebanyak itu, 60 persen berupa sampah organik.
“Maka yang sedang dilakukan sivitas akademika ITS, khususnya adik-adik dari Jurusan Teknik Material dan Metalurgi ini, adalah jalan keluar untuk mengatasi permasalahan tersebut,” kata Yudi.
Yudi memaparkan, sasaran kegiatan adalah mengatasi dan memanfaatkan sampah di lingkup terkecil, yakni sampah rumah tangga yang lantas ditindaklanjuti dengan membuat tim untuk mengatur alur pengolahan sampah organik secara sederhana disertai pengadaan kebun gizi.
Tentang kebun gizi, kata Yudi, antara lain dengan membuat beberapa petak dan masing-masing petak berukuran 3×2 meter di depan Balai RT 06 RW IV Rungkut Menanggal Harapan.
Untuk itu, para mahasiswa setiap dua bulan dapat mengolah limbah organik sebanyak 150 kg yang lantas terkonversi menjadi 90 kg pupuk padat dan 50 liter pupuk cair. “Sedang kebun gizi kangkung menghasilkan 216 ikat,” tegasnya.
















